Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Tabrakan Maut, Bapak dan Anak Tewas di Tempat
Seririt
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tabrakan karambol maut terjadi di jalan jurusan Singaraja-Gilimanuk, tepatnya di kilometer 25-26, Lokapaksa, Seririt. Tabrakan melibatkan 2 truk, 1 minibus Suzuki Carry, dan satu sepeda motor. Tabrakan maut ini menyebabkan 2 orang tewas di tempat, dan 3 orang luka berat.
Data yang dihimpun beritabali.com di TKP menyebutkan, tabrakan dipicu truk pengangkut cengkeh plat nomor L 8012 JQ yang dikemudikan Made Suparsa. Truk yang datang dari arah Buleleng ini kemudian menabrak Minibus Suzuki Carry yang ada di depannya.
Suzuki Carry yang ditabrak kemudian menabrak sepeda motor yang ada di depannya, yang dikendarai Putu Ambara ( 30 tahun) dan anaknya Gede Redika (12 tahun). Suzuki Carry dan sepeda motor ini kemudian menabrak truk pengangkut semen DK 8226 SA yang dikemudikan Wayan Yasa, yang melaju dari arah Gilimanuk.
Akibat tabrakan maut ini, pengendara sepeda motor Putu Ambara dan anaknya Gede Redika, warga Banjar Asem Seririt, tewas di Tempat. Sementara 3 penumpang mobil Suzuki Carry mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RSUD Singaraja.
Tabrakan maut sempat mengakibatkan kemacetan di lokasi kecelakaan. Semen yang diangkut truk juga jatuh ke sungai.
2 supir truk yang terlibat kecelakaan langsung dibawa ke Mapolres Buleleng. Hingga berita ini diturunkan, pemeriksaan terhadap kedua supir masih berlangusng. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5568 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3491 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2353 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan