Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Yang Dikembangkan Baru Cuma 20%
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Freddy Numberi mengatakan, potensi area pebudidayaan rumput laut di Indonesia sangat besar yakni mencapai 1.110.900 hektar. Namun yang baru termanfaatkan hanyalah 20% nya atau sekitar 222.180 hektare.
Menurut Menteri, komoditi rumput laut di pasar internasional masih sangat terbuka lebar. Bahkan, di tahun 2012 mendatang pun, produk jenis ini masih berpeluang besar di pasar dunia. Hal ini mengingat rumput laut bisa menjadi bahan baku berbagai keperluan, tak cuma untuk produk kosmetika maupun jenis makanan olahan lainnya, tapi juga bisa dibuat kertas.
"Rumput Laut bisa dijadikan kertas," ujar Menteri Freddy Numberi sambil memperlihatkan selembar kertas hasil olahan dari bahan baku rumput laut di luar negeri, saat jumpa wartawan di Sanur, usai membuka acara bertajuk 'Seaweed International Business Forum and Exhibition', Selasa (30/10).
Produksi Rumput Laut di dalam negeri, kata menteri, terus meningkat dari tahun ke tahun. Yakni pada 2005 berproduksi 910.6636 ton, meningkat menjadi 1.079.850 ton pada 2006. "Pada 2009 mendatang ditargetkan produksinya mencapai 1.900.000 ton," ujarnya.
Untuk mencapai itu, diterapkan pola pengembangan kawasan yang diperkirakan akan mencapai 25.000 hektar, dimana seluas 10.000 haktar untuk Gracilaria species, dan 15.000 haktare untuk Euchema species.
Dalam pengembangan komoditas rumput laut, kata menteri, memerlukan investasi dan modal kerja sebesar Rp 70.984 juta per hektar-nya. Bibitnya sendiri akan dikembangkan di sentra-sentra pengembangan kawasan seperti Lampung, DKI, Banten, Jawa Barat, Jateng, termasuk Bali.
Dengan pengembangan tersebut diperkirakan akan mampu menyerap 255.000 tenaga kerja.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5890 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan