Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Polisi Buru Sindikat Penjual Perawan
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Jajaran Dit Reskrim Polda Bali, kini masih menyelidiki modus lama penjualan manusia atau human trafficking. Diperoleh informasi, para wanita muda itu dijual di sejumlah tempat hiburan malam dibilangan Teuku Umar dan Legian, dengan bayaran tinggi. Mayoritas gadis belia ini berasal dari wilayah Indramayu, Jawa Barat.
Informasi kepolisian Polda Bali menyebutkan, broker (calo, red) perawan asal Indramayu itu, berinisial Pur, sempat datang ke Bali pekan lalu, sekitar tanggal 30 November. Dia membawa empat gadis asal desa-nya dengan menjanjikan bayaran Rp 3 juta, perbulan.
Namun, janji sang broker hanya tipuan guna menjebak korban agar bisa keluar dari kampung. Setelah diperdaya, ternyata mereka dipekerjakan di klub malam dan Karaoke di Denpasar.
Terungkapnya sindikat penjualan perawan ini, setelah salah seorang korbannya, Rky yang baru berusia belasan tahun, berhasil diselamatkan aparat kepolisian.
â€Satu anak gadis sudah diselamatkan. Kasus ini, juga ditangani oleh kepolisian Indramayu. Modus penjualan anak gadis di Bali, sudah sering berlangsung. Kalau dari Desa ini (di Indramayu, red), kita perkirakan ada sekitar 20 orang, dalam bulan ini.
Mereka biasanya dipaksa minum minuman beralkohol, dicokoki narkoba, selanjutnya melayani tamu,†beber sumber. (che)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan