Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pentingnya Etika Politik Demi Terciptanya Keamanan
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Etika berpolitik yang mengedapankan tatakrama dan santun serta selalu menjunjung tinggi demokrasi akan mampu menciptakan situasi aman, dan kondusif di Kota denpasar.
Hal tersebut disampaikan Sekda Kota Denpasar Drs. I Nyoman Aryana, M.Si saat membuka acara Pendidikan Politik Masyarakat Di Kota Denpasar Jumat, (14/12) di Hotel Dewi Karya Denpasar.
Sebelum membuka resmi acara tersebut atas nama pemerintah Aryana juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh Parpol yang ada atas partisipasinya dalam menjaga stabilitas keamanan di Kota Denpasar. Hal ini terbukti dari penyelenggaraan Pilkades yang telah berjalan aman dan lancar.
"Semua ini berkat dukungan serta bantuan dari seluruh lapisan masyarakat serta partrai politik yang ada di Kota Denpasar.
Apalagi sebentar akan digelar Pilgub, maka menjaga stabilitas keamanan di Bali khususnya di Kota Denpasar wajib hukumnya," ujarnya.
Aryana juga menambahkan pendidikan politik amat penting artinya bagi kita semua karena dengan pendidikan politik kita mampu membuka cakrawala berpikir maupun bertindak sesuai dengan aturan-aturan yang ada dan juga mampu berkoordinasi dengan baik.
Disamping itu dengan pendidikan politik akan terbentuk sikap mental dan persepsi yang sama serta tanggap terhadap berbagai jenis ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan baik dimasa sekarang maupun masa yang akan datang.
Walikota Denpasar A.A. Puspayoga dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Kota Denpasar mengatakan, bahwa pembinaan organisasi sosial dan politik sudah merupakan tugas dan kewajiban pemerintah. Hal ini dilakukan dalam upaya memberikan dorongan dan motivasi agar mereka dapat
melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan baik dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kepala Badan Kesbang dan Politik Kota Denpasar Drs. Wenten Suparlan selaku ketua panitia mengatakan, peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah 60 orang berasal dari 9 Parpol yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar yang
memiliki perwakilan di DPRD Kota Denpasar.
Waktu pelaksanaan akan berlangsung selama dua hari yaitu dari tanggal 14 s/d 15 Desember 2007. Adapun materi yang
diberikan meliputi; wawasan kebangsaan, menyongsong Pilgub Bali 2008, peranan partai politik, perkembangan demokrasi di Indonesia, kewaspadaan nasional, doktrin kamtibmas, kerukunan antar umat bergama dan wawasan nusantara. (ags)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan