Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Kuli Bangunan Jual Ganja Kering
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Profesinya kuli bangunan, tapi bisa menjual ganja untuk keuntungan pribadi. Itulah tersangka Gun Moris Manurung (37). Tersangka beralamat di Jalan Kartika Plaza Gang Pudak Sari 2000X Kuta, ditangkap Minggu (10/12) oleh satuan narkoba Poltabes Denpasar.
Tersangka Gun Moris Manurung sudah lama menjadi target operasi satuan narkoba Poltabes. Polisi memancing tersangka untuk bertransaksi 10 paket ganja kering dengan harga Rp 1 juta. Tapi karena petugas membeli banyak, tersangka korting harga Rp 900 ribu. Alhasil, tersangka dipancing keluar kamar kosnya di Jalan Kartika Plaza Gang Pudak Sari, Minggu (10/12) sekitar pukul 13.45 wita.
“Kita semula binggung mencari alamatnya karena disana rumahnya bedeng semua.
Kita berhasil menangkapnya berdasarkan ciri – ciri seperti yang dijelaskan masyarakat,â€ucap sumber petugas narkoba Poltabes.
Dari transaksi polisi hanya menemukan 7 paket ganja kering. Setelah didesak, tersangka akhirnya mengaku 3 paket lainnya disimpan disaku bajunya di kamar kos. Setelah diajak ke kamar kos, 3 paket ganja akhirnya ditemukan. Jadi, totalnya mencapai 53,4 gram ganja kering. Tersangka langsung digiring ke tahanan narkoba Poltabes. (Che)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2802 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1975 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun