Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Majelis Khonghucu Buleleng Terbentuk
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Setelah dilarang selama 40 tahun, agama Khonghucu di Indonesia mulai berkembang, bahkan di Buleleng telah terbentuk Majelis Agama Khonghucu Indonesia (MAKIN) Kabupaten Buleleng yang ditandai dengan pembentukan pengurus MAKIN Kabupaten Buleleng.
Ketua MAKIN Kabupaten Buleleng Tjhie Su Liong, Minggu (20/1) di Kelenteng Kongco Ling Gwan Kiong Kampung Tinggi mengungkapkan, pembentukan Majelis Agama Khonghucu Indonesia Kabupaten Buleleng berdasarkan Keppres RI Nomor: 6 Tahhun 2000 tentang Pencabutan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 1967 tentang Agama, Kepercayaan dan Adat Istiadat Cina 17 Januari 2000.
“Agama Khonghucu dilarang pemerintahan rezim Orba (Orde Baru, Red) pimpinan Presiden Soeharto tahun 1967 melalui Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor: 14 Tahun 1967 tentang Agama, Kepercayaan dan Adat Istiadat Cina, tanggal 6 Desember 1967, Namun Presiden Gus Dur mencabut larangan itu melalui Keputusan Presiden, sehingga kita bentuk kepengurusan di Buleleng ini, “ ungkap Tjhie Su Liong.
Penegasan pencabutan larangan tentang agama Khonghucu juga ditegaskan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato saat perayaan Tahun Baru Imlek 2556 di Balai Sudirman Jakarta.
“Sebagai implementasi pidato Presiden, Mensekneg Yusril Ihza Mahendera melalui surat bernomor: B.398/M.Sesneg/6/2006 saat itu memberitahukan kepada Mendagri, Menkum dan HAM, Mendiknas dan Menteri Agama untuk melaksakanakan pidato Presiden tersebut, “ papar Tjhie Su Liong.
Sementara dalam kepengurusan Majelis Agama Khonghucu Indonesia Kabupaten Buleleng, Tjhie Su Liong didampingi Ang Swi Lin sebagai Wakil Ketua MAKIN Buleleng, Sekretaris dipercayakan kepada Lie Wan Fu, Wakil Sekretaris dijabat Tan Tek Ciang dan Effendy Harta Wijaya dan Maria Wijaya dipercaya sebagai Bendahara dan Wakil Bendahara MAKIN Kabupaten Buleleng. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan