Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pantai Kuta Mulai Ramai Dikunjungi Turis
Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Setelah sempat ditutup karena diterjang angin kencang dan gelombang tinggi, kondisi Pantai Kuta hari ini mulai normal. Pantai yang sebelumnya sepi kini mulai ramai dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri.Pantai Kuta hari ini mulai tampak normal. Pantai yang sebelumnya tampak sepi karena terjangan angin kencang dan gelombang tinggi, kini mulai ramai dikunjungi wisatawan.
Aktivitas di dalam air yang sebelumnya dilarang pihak pengelola pantai, kini sudah diperbolehkan. Para wisatawan yang datang ke Pantai Kuta, kini kembali melakukan berbagai aktivitas mulai sekadar jalan-jalan di pantai, berenang, hingga bermain surfing atau papan selancar.
“ Hari ini pantai sudah normal dan sudah kita buka untuk segala kegiatan termasuk aktivitas dalam air yang sebelumnya sempat kita larang,” kata Kepala Satgas pantai Kuta, Gusti Ngurah Tresna.
Sejumlah pedagang dibantu alat berat dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan Badung, juga tampak membersihkan aneka jenis sampah yang ada di sepanjang pantai. Selama diterjang angin kencang dan gelombang pasang dalam 4 hari terakhir, Pantai Kuta tampak kotor akibat aneka jenis sampah kiriman dari laut.
Sebelumnya, angin kencang berkecepatan hingga 50 kilometer per jam dan ombak setinggi 5 meter lebih menerjang Pantai Kuta dan sekitarnya. Dengan alasan keamanan pengunjung, pihak pengelola pantai sempat menutup pantai untuk segala aktivitas di dalam air. (ctg)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan