Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Mayat Tanpa Busana Terdampar di Kedonganan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Setelah mayat tanpa kepala di jurang pantai hotel Ritz Carlton, hari ini warga Pantai Kedonganan dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat tak dikenal. Saat ditemukan mayat dalam kondisi tanpa busana dengan kondisi bola mata sudah rusak.
Sesaat setelah ditemukan warga, mayat berjenis kelamin laki-laki ini kemudian dievakuasi anggota Basarnas Denpasar, PMI Badung, dan anggota Pol Air Pos Kedonganan Kuta. Evakuasi mayat ini mengundang perhatian warga sekitar maupun wisatawan yang tengah berkunjung ke pantai ini.
Mayat tanpa busana ini ditemukan warga dan para pekerja restoran yang ada sepanjang Pantai Kedonganan sekitar pukul sembilan pagi ini.
Saat pertama kali ditemukan, mayat masih terombang-ambing gelombang, sekitar 20 meter dari bibir Pantai.
“Saat ditemukan mayat masih di tengah laut karena dibawa gelombang. Sebelum dibawa kedarat, penemuan mayat ini kita laporkan ke Pos Pol Air Kedongan, “ kata Ketut Mustika, salah seorang warga yang menemukan mayat ini.
Hingga kini identitas mayat tanpa busana ini belum diketahui. Penyebab kematian juga masih diselidik apakah murni karena kecelekaan di laut atau korban tindak kriminal.
“Penyebab kematian belum pasti. Masih kita selidiki,” kata Ipda Sudiana, Kapos Pol Air Kedonganan. Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah tanpa busana ini kemudian dibawa ke RSUP Sanglah untuk diotopsi.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan