Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Menunggu
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bagi beberapa pemerhati perilaku politik, pemilihan gubernur Bali (Pilgub) bulan Juli mendatang adalah peperangan tiga presiden, yakni Presiden yang sedang berkuasa, yang mau jadi Presiden dan mantan Presiden.
"Peperangan" tiga presiden itu dapat dilihat dari kendaraan politik yang dikendarai masing-masing kandidat.
Mangku Pastika untuk mantan Presiden Megawati, Cok Budi Suryawan untuk calon presiden dari Golkar yakni Jusuf Kala, sedangkan yang masih jadi tanda tanya besar adalah kendaraan atau kandidat yang dapat disebut representasi dari Presiden sekarang.
"Pokoknya secara nasional, pilkada Bali sangat penting dan strategis," demikian kesimpulan beberapa pengamat seputar dinamika demokrasi menjelang Pilkada Bali. Kenapa Pilkada Bali menjadi penting? "Bali merupakan barometer politik, utamanya bagi PDI Perjuangan, seperti halnya PKB di Jawa Timur.
Jangankan PDIP yang secara tradisional menguasai hegemoni kekuasaan dan politik di Bali, PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang kental dengan sentuhan Islami juga tertarik ikut bermain di Bali, apa arti semua ini?" demikian Putu Agus Sami Artha, seorang pemerhati perilaku politik muda memberikan apresiasinya.
Demikianlah ranah politik dan demokrasi Bali semakin menarik untuk dimaknai, juga untuk ditonton. Kalau begitu, yuk kita nonton akrobatik politik para aktor-aktor politik kita!
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3295 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 769 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 708 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman