Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Menunggu
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bagi beberapa pemerhati perilaku politik, pemilihan gubernur Bali (Pilgub) bulan Juli mendatang adalah peperangan tiga presiden, yakni Presiden yang sedang berkuasa, yang mau jadi Presiden dan mantan Presiden.
"Peperangan" tiga presiden itu dapat dilihat dari kendaraan politik yang dikendarai masing-masing kandidat.
Mangku Pastika untuk mantan Presiden Megawati, Cok Budi Suryawan untuk calon presiden dari Golkar yakni Jusuf Kala, sedangkan yang masih jadi tanda tanya besar adalah kendaraan atau kandidat yang dapat disebut representasi dari Presiden sekarang.
"Pokoknya secara nasional, pilkada Bali sangat penting dan strategis," demikian kesimpulan beberapa pengamat seputar dinamika demokrasi menjelang Pilkada Bali. Kenapa Pilkada Bali menjadi penting? "Bali merupakan barometer politik, utamanya bagi PDI Perjuangan, seperti halnya PKB di Jawa Timur.
Jangankan PDIP yang secara tradisional menguasai hegemoni kekuasaan dan politik di Bali, PKS (Partai Keadilan Sejahtera) yang kental dengan sentuhan Islami juga tertarik ikut bermain di Bali, apa arti semua ini?" demikian Putu Agus Sami Artha, seorang pemerhati perilaku politik muda memberikan apresiasinya.
Demikianlah ranah politik dan demokrasi Bali semakin menarik untuk dimaknai, juga untuk ditonton. Kalau begitu, yuk kita nonton akrobatik politik para aktor-aktor politik kita!
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3783 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1724 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang