Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Sering Talangi Uang Setoran
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Supir bus AKDP (Antar Kota Dalam Propinsi) yang beroperasi pada jalur Denpasar-Gilimanuk, kini nasibnya semakin merana. Pasca kejadian Bom Bali II tahun 2005 silam, jumlah penumpang yang menggunakan jasa trayek angkutan ini merosot tajam.
Salah satu sopir, Ketut Wibawa (37) yang ditemui di Terminal Negara, Rabu (27/2), mengaku pendapatannya dari tahun ke tahun semakin merosot. Penurunan penghasilannya bermula dari kejadian Bom Bali I yang sempat menggegerkan dunia perekonomian Bali, ditambah lagi dengan kejadian Bom Bali II.
“Selain Bom Bali, tingkat kepemilikan sepeda motor sekarang banyak sekali. Masyarakat lebih memilih pakai sepeda motor, daripada pakai angkot,” keluh Wibawa. Ketika ditanya penghasilannya, Wibawa mengaku maksimal membawa penghasilan bersih sebesar Rp. 50.000 per hari.
Padahal sebelumnya ia bisa mengantongi penghasilan hingga Rp. 300.000. “Kalau dulu, saya dua kali pulang pergi sudah dapat tiga ratus ribu, tapi sekarang paling banyak dapat lima puluh ribu,” lanjut Wibawa. Selain penghasilannya yang turun drastis, Wibawa pun mengaku sering 'norok' (menalangi-red) uang setoran. “Beli bensin saja kadang tidak cukup.
Akibatnya, saya sering norok setorang sama bos. Bos kan tidak peduli saya dapat penumpang atau tidak, yang penting saya tetap nyetor,” ujarnya lagi Kini Wibawa dan sopir AKDP lainnya hanya bisa pasrah menunggu pemerintah menerapkan kebijakan yang berpihak kepada sopir. Terlebih mengemudi merupakan sumber utama mata pencaharian para sopir.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1980 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1836 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1743 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun