Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Robert Khuana : Klien Saya Bukan Pelaku
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Polisi semakin terjepit dalam menangani kasus Deejay Kafe yang menewaskan I Ketut Mustika alias Budi dan I Wayan Suparta alias Kayun. Pasalnya, I Nyoman Rahayu alias Oki (23), buronan yang baru-baru ini menyerahkan diri ke polisi mengaku tidak terlibat dalam kasus tersebut. Dimana, saat peristiwa berdarah terjadi, Oki berada di dalam Deejay Kafe.
Sudah bukan rahasia umum lagi, seluruh pelaku yang ditarget polisi dalam kasus Deejay Kafe, semuanya mengelak dikatakan sebagai pelaku. Maklum saja, jeratan pasal berlapis, siap meneror mereka apabila nantinya berstatus tersangka. Contohnya saja tersangka Menir, yang dalam versi pengacaranya Zulfikar Ramly SH, mengatakan bahwa kliennya datang ke Deejay Kafe sekadar menghantar tamu.
Namun ketika peristiwa terjadi sekitar pukul 07.00 Wita, Menir berusaha membela, saat kelompok preman menampar anak perempuan dari owner Deejay Kafe. Konyolnya, pengakuan ini nyaris sama dengan pengakuan Oki yang baru-baru ini menyerahkan diri, setelah masuk DPO Poltabes Denpasar. Dalam keterangan Robert Khuana SH, selaku kuasa Hukum Oki, menjelaskan, kliennya tidak bersalah dan tidak ikut-ikutan dalam peristiwa yang menewaskan Budi dan Kayun. “Klien saya mengatakan, tidak ikut-ikutan melakukan tindakan yang menyebabkan meninggalnya Kayun dan Budi,” paparnya.
Keberadaan Oki disana (Deejay Kafe), jelas Robert SH, hanyalah untuk minum-minum. Sebelum ke Deejay Kafe, dari pagi, (tanggal 1 Januari 2008), Oki berada di Double Six bersama teman-temannya. Nah, dari Double Six, Oki diajak teman-temannya ke Deejay Kafe. Persoalannya, ungkap pengacara yang tengah sibuk tim sukses Made Mangku Pastika ini, pada saat keributan terjadi, Oki terkena lemparan botol, sehingga pelipis kiri dan lengan kirinya robek. Kliennya sempat menjalani perawatan di sebuah rumah sakit.
Didesak, kalau memang tidak bersalah kenapa dia kabur? Robert menjawab bijak, bahwa kliennya kabur karena takut disangka sebagai pelaku. Lebih jelas dikatakannya, baginya, selaku penasehat hukum, kehadiran Oki justru sangat baik dan bernilai positif. Setidaknya, selama menjalani pemeriksaan, kliennya sangat kooperatif. Di pemeriksaan, apakah oki menjelaskan siapa-siapa saja yang ikut dalam kasus Deejay Kafe? “Benar, klien saya mengaku diantaranya ada yang dikenal. Tapi saya tidak etis jika menyebutnya,” ucapnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan