Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Upaya NGO Belum Mendapat Respon Positif dari Masyarakatnya
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Upaya NGO (Non Government Organization) Bali Collaboration For Climate Change, ternyata belum mendapat respon positif dari masyarakatnya. Buktinya hari ini yang merupakan World Silent Day (Hari Hening Dunia) tidak berjalan seperti apa yang diharapkan. Berdasarkan pantauan Beritabali.com siang tadi, tidak nampak masyarakat yang menghentikan aktifitasnya seperti yang dihimbau oleh NGO jauh-jauh hari sebelumnya. Aktifitas masyarakat juga nampak berjalan normal, tanpa terganggu oleh himbauan para aktivis lingkungan tersebut.
Padahal, mulai pukul 10.00 sampai pukul 13.00 siang tadi, masyarakat dihimbau untuk tidak menggunakan perlengkapan elektronik, serta menghentikan aktifitasnya selama 4 jam, agar bumi mendapat kesempatan untuk bernafas. Padahal, sebelumnya NGO ini sempat berkampanye melalui brosur, media cetak dan juga internet.
Sejumlah masyarakat bahkan sama sekali tidak tahu dengan himbauan tersebut. Gede Wardana misalnya. Warga Kesiman ini mengaku tidak mengetahui himbauan tersebut. “Saya tidak tahu ada himbauan seperti itu. Saya kira ini, hari libur biasa saja. Di tempat lain juga kelihatannya banyak yang tidak melakukan himbauan ini,” ujar Wardana. (psk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan