Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Hasil Sweeping Dikembalikan Polisi
BERITABALI.COM, BULELENG.
Puluhan barang bukti hasil sweeping yang dilakukan Jajaran Polres Buleleng dikembalikan kepada pemiliknya, lantaran sejumlah barang bukti tersebut tidak terkait dalam insiden malam pengerupukan di Desa Patemon. Hampir secara keseluruhan barang bukti yang ditemukan dan disita polisi dalam pengeledahan saat sweeping di Desa Patemon Kecamatan Seririt, Jumat (4/4) dikembalikan kepada delapan orang pemiliknya oleh Kapolres Buleleng, AKBP. Rudolf Albert Rodja bersama Kasat Reskrim AKP. Ambariyadi Wijaya, Kasat Samapta, AKP. A.A Gede Rai Laba, Kapolsektif Seririt AKP.
Made Sanjaya dan Kabag Bina Mitra, Kompol Khaidar Latief di Aula Mapolsektif Seririt. "Berdasarkan profesionalisme polisi dan hasil penyidikan yang dilakukan, sejumlah barang bukti yang disita saat sweeping di Desa Patemon tidak terkait dengan insiden malam pengerupukan di Desa Patemon, sehingga puluhan barang bukti dikembalikan," ungkap Kapolres Rudolf Albert Rodja. Sementara, Kuasa Hukum I Gusti Bagus Sukrisna alias Gusti Dongker, Gede Harja Astawa yang mendampingi sejumlah warga Desa Patemon mengatakan, pengembalian puluhan barang bukti kepada pemiliknya yang disita dalam sweeping merupakan langkah yang tepat diambil polisi.
"Dengan pengembalian barang milik masyarakat, tidak memicu adanya permasalahan yang baru dan masyarakat kembali merasa lega," ujarnya. Hal senada diungkapkan Perbekel Desa Patemon Ketut Winaya, dimana dengan pengembalian sejumlah barang yang disita polisi dalam sweeping dapat melegakan hati masyarakat, sehingga protes yang dilontarkan warga tidak berlanjut. "Dengan dikembalikan barang-barang ini, warga tidak protes lagi terhadap kinerja polisi," tegasnya.
Dalam pengembalian barang bukti itu, polisi menyerahkan 13 buah senjata tajam berupa pedang, mandau, sangkur, clurit dan pisau, sebuah pistol dan peluru mainan, dua buah trisula, empat ketapel, satu paket taji, sebuah teropong, dua buah rompi anti peluru, dua tongkat kayu dan besi. Puluhan barang bukti yang sempat diamankan di Mapolsektif Seririt dan Mapolres Buleleng merupakan milik I Gusti Bagus Peremana, I Gusti Bagus Yusantha, I Gusti Bagus Sukrisna alias Gusti Dongker, dan I Gusti Ngurah Eka Prastiadi dari Dusun Jeroan, Ketut Kariada dan Jro Dalang Sena dari Dusun Sibang dan Ketut Lastra dari Dusun Uma.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5814 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2560 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2204 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan