Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Made Merta Nekat Gantung Diri
BERITABALI.COM, BULELENG.
Suasana duka dan isak tanggis, Kamis (10/4) masih menyelimuti keluarga petani di Dusun Yeh Panes, Desa Pemuteran Kecamatan Gerokgak, sebab Made Merta (39) yang terbujur kaku tanpa nyawa telah mengambil jalan pintas, nekat bunuh diri dengan gantung diri pada sebatang pohon intaran di kebunnya.
“Korban sudah kita temukan meninggal dunia dengan kondisi lehernya terjerat tali nilon plastik pada sebuah pohon intaran setelah sehari menghilang, dari tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan,” ungkap Kapolsektif Gerokgak, AKP. IGN Purnawa.
Ulah nekat yang dilakukan korban dengan mengambil jalan pintas menggantung diri tersebut diduga masalah ekonomi yang membelit keluarganya. ”Secara pasti motif gantung diri ini belum kita ketahui, kita masih selidiki,” ujar Purnawa.
Berdasarkan penuturan istri korban, Ketut Sulandri (35) setelah pamit mencari rumput korban Made Merta tidak pernah pulang kerumah, selanjutnya istri korban menyuruh keluarganya mencari korban, hingga kemudian ditemukan telah tidak bernyawa tergantung menggunakan tali pada pohon intaran.
Sementara, dari hasil pemeriksaan polisi dan pemeriksaan medis dalam tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan hanya luka jeratan tali nilon pada leher, kondisi korban saat ditemukan telah kaku menjadi mayat.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan