Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Resistensi ARV Pada Odha Ancam Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Resistensi ARV (antiretroviral) pada odha (orang dengan HIV/AIDS) gejalanya mulai terdeteksi di Bali. Gejala resistensi ARV pada odha kini ditemukan di Lapas Kelas IIA Kerobokan, Badung. Hal ini diakui dokter lapas Dr. Anak Agung Gede Hartawan ketika ditemui di Denpasar (14/4). Hartawan menyebutkan dari 16 napi di lapas Kerobokan yang dinyatakan positif HIV/AIDS, 6 orang diantaranya menunjukkan gejala resistensi.
Hartawan menyebutkan jika hasil pengamatan terhadap CD-4 menunjukkan tidak adanya perbaikan pada odha yang diberikan ARV, berarti gejalanya mengarah pada resistensi. “Kalau CD-4 setelah berobat mendapatkan ARV bisa lebih dari sebulan bahkan lebih dari satu tahun atau lebih lama lagi, kemudian diperiksa CD-4 ternyata tidak begitu signifikan kenaikannya, kemungkinan dia sudah resistensi terhadap ARV,” papar Hartawan.
Hartawan mengungkapkan untuk memastikan apakah resisten ARV memang benar-benar sudah terjadi masih memerlukan uji lab. Namun sayang peralatan pengujian belum bisa dilakukan di Indonesia, karena keterbatasan peralatan. Salah satu Negara yang telah mampu melakukan pengujian tersebut yaitu Australia, namun untuk satu kali uji lab memerlukan dana mencapai 17-20 juta rupiah.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5897 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4625 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2592 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2235 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2209 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan