Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Dijaga Brimob, Dalmas, dan Buser Bersenjata Lengkap
BERITABALI.COM, BADUNG.
Ratusan aparat kepolisian bersenjata lengkap hari ini (22/4), ikut dilibatkan dalam eksekusi lahan sengketa di Legian Kelod Kuta. Eksekusi kali ini melibatkan aparat bersenjata lengkap karena pada 2 eksekusi sebelumnya terdapat perlawanan dari puluhan pria berbadan kekar. Kawasan jalan Legian Kuta siang ini tampak mencekam dengan kedatangan sejumlah truk Dalmas Poltabes Denpasar dan Brimobda Bali. Truk-truk ini mengangkut seratus lebih personil kepolisian lengkap dengan senjata laras panjang.
Kehadiran sejumlah aparat kepolisian ini untuk membantu pihak Pengadilan Negeri Denpasar yang mengeksekusi lahan seluas 200 meter persegi senilai Rp1,5 milyar lebih. Lahan ini dipersengketakan pemohon eksekusi Sien Jong Mien melawan termohon eksekusi keluarga almarhum Hans Mochtar. Pihak termohon eksekusi sempat meminta agar eksekusi ini ditangguhkan guna memindahkan barang-barang yang ada di atas lahan sengeketa. Namun permintaan ini tak diindahkan pihak PN Denpasar dan langsung mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam rumah makan Padang.
“Saya beli lahan ini tahun 1998 lalu. Setelah itu terjadi sengketa yang ruwet sekali sampai akhirnya saya memenangkan kasasi di MA. 2 kali eksekusi sebelumnya gagal karena dijaga preman,” kata pemohon eksekusi Sien Jong Mien. Proses eksekusi lahan sengekata ini sempat menarik sejumlah turis asing yang melintas jalan Legian Kuta. Mereka sempat mengira ada kejadian terorisme di lokasi eksekusi lahan sengketa.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan