Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pelaksanaan Jamkesmas Belum Optimal
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Meskipun program asuransi masyarakat miskin (askeskin) sudah berubah nama menjadi Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) per 1 Januari 2008, namun hingga saat ini, pelaksanaannya di lapangan belum sesuai dengan petunjuk teknis (juknis). Pasalnya, data pasien miskin yang masuk dalam Jamkesmas, adalah data masyarakat miskin tahun 2006 yang didata oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Data dari RSUP Sanglah Denpasar mencatat, hingga tahun 2008 ini jumlah pasien miskin yang dirawat oleh rumah sakit terbesar di kawasan Nusa Tenggara ini berjumlah 5.138 pasien.
Namun dari jumlah tersebut, tidak semuanya masuk dalam data masyarakat miskin yang ditetapkan dalam SK Bupati/Walikota. Ketua Tim Pengendalian Masyarakat Miskin, Dr. Ketut Semarajaya mengatakan, saat ini hampir semua kabupaten/kota yang telah menyetorkan data masyarakat miskin yang ditetapkan dalam SK Bupati/Walikota. Sayangnya, data tersebut tidak mengakomodir seluruh pasien miskin yang berobat ke RSUP Sanglah. ”Sebenarnya hampir semua daerah sudah menyetorkan nama-nama masyarakat miskin. Sayangnya tidak semua nama itu masuk kedalam SK Bupati/Walikota sehingga masih diperlukan revisi-revisi lagi,” pungkas Semarajaya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan