Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gara-Gara Rokok, Empat ABK Baku Hantam
Benoa
Kamis, 5 Juni 2008,
19:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tersangka Daniel (22), Tomy (19) dan Yohanes (25), masuk bui Polsek KP3 Benoa. Tiga anak buah kapal (ABK) kapal motor CMJ 7 itu, mengeroyok temannya sendiri, Saifuloh (24), di lokasi dermaga barat Pelabuhan Benoa. Persoalannya hanya sepele, gara-gara sebungkus rokok.
Akibat pemukulan tiga pelaku, korban mengalami luka lembab di bagian wajah. Korban asal Desa Tragemanan, Tegal, Jateng, menjalani visum et revertum setelah melaporkan kasusnya ke Polsek KP3 Benoa.
Demikian dijelaskan AKP IB Budiasa, selaku Kapolsek KP3 Benoa AKP I.B Budiasa, Kamis (5/6).
Menurut Kapolsek, aksi pengeroyokan terjadi sekitar pukul 21.00 Wita. Begitu menerima laporan, satuan buser membekuk dua pelaku, Daniel dan Tomy. Keduanya diciduk, di atas KM CMJ 7. Sementara berikutnya Yohanes diringkus.
Didampingi Kanit Reskrim Iptu Nyoman Sukanada, Kapolsek mengatakan, pemicu perkelahian disebabkan karena sebungkus rokok.
Ketika itu, korban kehilangan sebungkus rokok. Dan, setelah diselidiki, ternyata rokok korban diambil salah seorang pelaku dan langsung dikembalikan.
Persoalannya bertambah parah. Ketika salah seorang pelaku meminta rokok korban, yang sebelumnya sempat disembunyikan.
Namun lantaran rokok sudah ludes diisap oleh korban, tiga pelaku emosi. Percekcokan mulut disertai baku hantam, tidak bisa terhindari.
Dua teman korban, Abdul Rohim dan Agus Santoso, tidak bisa berkutik saat membela korban. Dua saksi itu hanya bisa menyaksikan korban dipukuli hingga wajahnya lebam.
''Ketiga tersangka terbukti mengeroyok korban di atas kapal. Motifnya karena sebungkus rokok,- ucap Kapolsek. (Spy)
Akibat pemukulan tiga pelaku, korban mengalami luka lembab di bagian wajah. Korban asal Desa Tragemanan, Tegal, Jateng, menjalani visum et revertum setelah melaporkan kasusnya ke Polsek KP3 Benoa.
Demikian dijelaskan AKP IB Budiasa, selaku Kapolsek KP3 Benoa AKP I.B Budiasa, Kamis (5/6).
Menurut Kapolsek, aksi pengeroyokan terjadi sekitar pukul 21.00 Wita. Begitu menerima laporan, satuan buser membekuk dua pelaku, Daniel dan Tomy. Keduanya diciduk, di atas KM CMJ 7. Sementara berikutnya Yohanes diringkus.
Didampingi Kanit Reskrim Iptu Nyoman Sukanada, Kapolsek mengatakan, pemicu perkelahian disebabkan karena sebungkus rokok.
Ketika itu, korban kehilangan sebungkus rokok. Dan, setelah diselidiki, ternyata rokok korban diambil salah seorang pelaku dan langsung dikembalikan.
Persoalannya bertambah parah. Ketika salah seorang pelaku meminta rokok korban, yang sebelumnya sempat disembunyikan.
Namun lantaran rokok sudah ludes diisap oleh korban, tiga pelaku emosi. Percekcokan mulut disertai baku hantam, tidak bisa terhindari.
Dua teman korban, Abdul Rohim dan Agus Santoso, tidak bisa berkutik saat membela korban. Dua saksi itu hanya bisa menyaksikan korban dipukuli hingga wajahnya lebam.
''Ketiga tersangka terbukti mengeroyok korban di atas kapal. Motifnya karena sebungkus rokok,- ucap Kapolsek. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026