Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
510 Peserta Ikuti UN Kejar Paket C
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sebanyak 510 peserta Pendidikan Non Formal berupa Penyetaraan SMA/SMK atau dikenal dengan Program Kejar Paket C di Kabupaten Buleleng, Jumat (27/6) mengikuti Ujian Akhir Nasional (UAN) secara tersebar di lima kecamatan di Buleleng.
“Ujian penyetaraan ini kita gelar dengan pembagian kategori Formal dan Reguler, formal ini diikuti sebanyak 78 peserta yang sebagian besar tidak lulus dalam ujian nasional tingkat SMA/SMK tahun ini, sedangkan reguler yang diikuri 432 peserta merupakan rombongan belajar Kejar Paket C,” ungkap Kasie Pendidikan Non Formal Disdik Kabupaten Buleleng, IB Made Putra.
Dalam pelaksanaan UAN penyetaraan SMA/SMK Program Kejar paket C Formal tersebut, berlangsung di tiga lokasi secara terpisah dengan enam ruangan, sedangkan pada Reguler dilakukan di tiga lokasi dengan 27 ruangan.
”Mata pelajaran yang diujikan sama dengan sekolah biasa dan naskah ujian juga datang dari pusat,” papar IB Putra.
Selain dilaksanakan ujian tertulis dalam Ujian Akhir Nasional Penyetaraan tersebut juga dilakukan Ujian Praktek yang direncanakan akan berlangsung setelah pelaksanaan UAN termasuk pembekalan keterampilan. (sas)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2330 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1789 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun