Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
â€9 Pengabdi Seni Budaya Bali†Dibukukan
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Provinsi Bali bekerjasama dengan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) menerbitkan buku berjudul ‘9 Pengabdi Seni Budaya Bali’ yang di dalamnya berisi profil dan ulasan tentang sosok ke-9 seniman tua Bali tersebut. Rencananya buku ini selain beredar di Bali, juga akan diedarkan di kalangan tertentu di Jakarta.
Vice President Regional Business Operation of East Indonesia BTEL, Dhany HMS mengatakan, tujuan penerbitan ini adalah sebagai wujud penghargaan atas prestasi serta ketekunan para seniman Bali ini dalam berkarya yang berkesinambungan hingga dalam usia senja. Melalui usaha pembukuan ini, diharapkan ke depan akan mampu meneruskan semangat berkesenian mereka kepada generasi penerusnya.
”Menerbitkan dalam bentuk buku ini adalah sebagai bentuk dukungan kami terhadap pengembangan dan pelestarian kekayaan budaya dan bangsa Indonesia,” ujar Dhany HMS, saat bertemu dengan 9 seniman dan Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Jumat (27/6).
Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Nyoman Nikayana, mengatakan Pemerintah Bali juga konsisten memberikan penghargaan setiap tahun kepada seniman tua yang telah mengabdikan dirinya bagi perkembangan dan pelestarian budaya Bali. Bentuk perhatian itu, antara lain memberikan asuransi kesehatan, bantuan uang Rp 5 juta serta sertifikat. Adapun kriteria persyaratan bagi penerima penghargaan, antara lain usia di atas 55 tahun, berkarya secara terus terus-menerus, dan hasil karyanya dinikmati masyarakat luas.
Ke-9 seniman penerima penghargaan tersebut, yakni Ni Wayan Kerti (67) asal Desa Sedang Kabupaten Badung, bidang seni yang digeluti adalah seni tari. I Gede Deresta (62) (Subagan, Karangasem) bidang seni karawitan (kendang). Dewa Gede Negara (79) (Bangli, bidang seni karawitan (gender), I Gusti Ayu Raka Rasmi (69) (Ubud) bidang seni tari (Oleg), Ketet Wesen (59) (Desa Wanasari, Melaya Jembrana) bidang seni dalang, Gede Karsa (68) (Banyuning Buleleng) bidang seni sastra, Nyoman Swiji (71) (Desa Cacab, Penebel Tabanan bidang seni dalang, Gusti Putu Gede Wedasmara (76) (Denpasar) bidang seni musik, dan Wayan Tembau Kariasa (63) (Desa Kamasan Klungkung, bidang seni drama. (sss)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1980 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun