Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
â€9 Pengabdi Seni Budaya Bali†Dibukukan
Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Provinsi Bali bekerjasama dengan PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) menerbitkan buku berjudul ‘9 Pengabdi Seni Budaya Bali’ yang di dalamnya berisi profil dan ulasan tentang sosok ke-9 seniman tua Bali tersebut. Rencananya buku ini selain beredar di Bali, juga akan diedarkan di kalangan tertentu di Jakarta.
Vice President Regional Business Operation of East Indonesia BTEL, Dhany HMS mengatakan, tujuan penerbitan ini adalah sebagai wujud penghargaan atas prestasi serta ketekunan para seniman Bali ini dalam berkarya yang berkesinambungan hingga dalam usia senja. Melalui usaha pembukuan ini, diharapkan ke depan akan mampu meneruskan semangat berkesenian mereka kepada generasi penerusnya.
”Menerbitkan dalam bentuk buku ini adalah sebagai bentuk dukungan kami terhadap pengembangan dan pelestarian kekayaan budaya dan bangsa Indonesia,” ujar Dhany HMS, saat bertemu dengan 9 seniman dan Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Jumat (27/6).
Kepala Dinas Kebudayaan Bali, Nyoman Nikayana, mengatakan Pemerintah Bali juga konsisten memberikan penghargaan setiap tahun kepada seniman tua yang telah mengabdikan dirinya bagi perkembangan dan pelestarian budaya Bali. Bentuk perhatian itu, antara lain memberikan asuransi kesehatan, bantuan uang Rp 5 juta serta sertifikat. Adapun kriteria persyaratan bagi penerima penghargaan, antara lain usia di atas 55 tahun, berkarya secara terus terus-menerus, dan hasil karyanya dinikmati masyarakat luas.
Ke-9 seniman penerima penghargaan tersebut, yakni Ni Wayan Kerti (67) asal Desa Sedang Kabupaten Badung, bidang seni yang digeluti adalah seni tari. I Gede Deresta (62) (Subagan, Karangasem) bidang seni karawitan (kendang). Dewa Gede Negara (79) (Bangli, bidang seni karawitan (gender), I Gusti Ayu Raka Rasmi (69) (Ubud) bidang seni tari (Oleg), Ketet Wesen (59) (Desa Wanasari, Melaya Jembrana) bidang seni dalang, Gede Karsa (68) (Banyuning Buleleng) bidang seni sastra, Nyoman Swiji (71) (Desa Cacab, Penebel Tabanan bidang seni dalang, Gusti Putu Gede Wedasmara (76) (Denpasar) bidang seni musik, dan Wayan Tembau Kariasa (63) (Desa Kamasan Klungkung, bidang seni drama. (sss)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan