Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
1 Cewek Kafe Uma Dewi Diperiksa
Blahbatuh
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Setelah mengobok"obok kafé yang berada di kawasan By Pass Ida Bagus Mantra, Blahbatuh, jajaran Mapolsek Blahbatuh akhirnya mengamankan satu orang cewek kafé yang bekerja sebagai Waitress di Uma Dewi Café.
Cewek yang bernama Yunita Dewi ini dicurigai sebagai pembuang orok tak berdosa tersebut. Kecurigaan ini muncul ketika jajaran Mapolsek Blahbatuh melakukan sidak ke kafé yang terletak di By Pass Ida Bagus Mantra, Blahbatuh.
Dalam sidak ini, wanita berambut pendek serta berkulit putih ini tak masuk kerja lantaran sakit perut. Mengingat sudah lama tak masuk kerja, pihak kepolisian langsung meminta alamat Yunita. Polisi kemudian melakukan penggeledahan di rumahnya di wilayah Tedung, Gianyar.
Polisi kemudian mengamankan wanita yang memiliki tinggi 160 Centimeter tersebut. Bahkan, wanita asal Tabanan ini sempat di visum ke RSUD Sanjiwani, Gianyar.
" Belum mengarah ke pelaku, kami baru curiga, dan sekarang pemeriksaan masih sedang dilakukan," kata Kapolsek Blahbatuh, AKP Imam Tauhid, Jumat (1/8).
Seperti diberitakan sebelumnya, orok terbungkus tas kresek hitam ditemukan di Pantai Cucukan, dekat Villa Meg. Orok ini dibuang ketika air laut sedang surut, sehingga belum sempat terbawa air laut. (art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2806 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1976 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun