Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Wisatawan Tanam Karang Buatan di Pantai Semawang
Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sejumlah wisatawan asing dan domestik hari ini (6/8) mengikuti penanaman coral atau karang buatan di perairan lepas Pantai Sanur. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan Sanur Village Festival (SVF) ke-3.
Lokasi wisata selam dan penanaman coral atau karang buatan ini berlokasi di perairan lepas Pantai Loloan Semawang, Sanur. Untuk mencapai lokasi ini diperlukan waktu sekitar sepuluh menit naik perahu motor.
Setibanya di dermaga yang ada di tengan laut, peserta wisata selam dan penanaman karang buatan mendapat penjelasan tentang proses penanaman karang buatan di ke dalaman laut. Mereka juga diajarkan untuk membuat karang buatan, yang akan ditanam di dasar laut.
Usai membuat karang buatan yang menggunakan karang jenis Akropora dan dempul untuk cat mobil, seluruh peserta wisata selam plus penanaman karang buatan kemudian turun ke dasar laut. Dengan alat selam khusus yang disebut sea walker, peserta wisata menanam karang buatan ini kemudian turun hingga kedalaman 6 meter.
Karang buatan ini selanjutnya ditanamkan pada beberapa terumbu karang buatan yang sudah ada di dasar laut. Setelah ditanam, perlu waktu 2 hingga 3 tahun agar karang buatan ini dapat tumbuh dan menjadi habitat bagi aneka jenis ikan dan binatang laut.
"Rasanya menegangkan sekaligus mengasyikkan menanam karang buatan di dalam laut. Kalau tidak sekarang, kapan lagi kita mulai," kata salah seorang peserta acara ini, Lanny Manullang.
Wisata selam sekaligus menanam karang buatan ini sudah mulai dirintis sejak 8 tahun lalu di Pantai Sanur. Hingga kini baru sekitar 200 hektar dasar laut di Pantai Sanur yang sudah ditanami karang buatan.
"Agar terumbu karang di Pantai Sanur dapat tetap lestari, diperlukan tambahan sekitar 5 titik penanaman karang seluas 1000 hektar untuk ditanami karang buatan jenis Akropora. Jika karang dapat tumbuh dengan baik, maka ikan pasti akan datang," kata penyelenggara acara ini, Ida Bagus Agung Partha. (dev)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan