Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Tujuh Korban Telah Diperiksa Polisi
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Korban pencabulan yang mengarah pada aksi pedofilia yang dilakukan warga negara Australia di Singaraja kembali bertambah.Hingga kini tujuh korban telah diperiksa polisi secara intensif.
Tindak pidana pencabulan yang mengarah pada aksi pedofilia yang dilakukan Warga Negara Australia, Grandfield Philip Robert (61), Selasa (12/8) siang kembali mengungkap deretan korbannya dan langsung menjalani pemeriksaan di Mapolres Buleleng.
Selain AR (18), WR(18), ND (16), SG (16) dan AS (19), polisi kembali melakukan pemeriksaan terhadap dua korban lainnya, diantaranya WD (17) dan DD (17) yang juga seorang pelajar SMA di Singaraja.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui para korban aksi pencabulan yang mengarah pada pedofilia itu diberikan imbalan uang oleh pelaku setelah dicabuli dan korbannya terus bertambah, hingga kini sudah mencapai tujuh korban," ungkap Kasat Reskrim Polres Buleleng, AKP Ambariyadi Wijaya.
Sebagian besar para korban mengakui, aksi penyimpangan seks pelaku Philip dilakukan di rumahnya di Jalan Tasbih, Gang Buntu, Kelurahan Kaliuntu Singaraja.
"Sebelum melancarkan aksinya, pelaku memberikan minuman beralkohol kepada para korban, sehingga dengan mudah aski itu dilakukan," ujar Ambariyadi. (sas)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2797 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2029 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1973 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun