Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 27 Juli 2026
Pasar Dadakan Bermunculan di Bulan Ramadhan
Negara
Rabu, 3 September 2008,
21:44 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bulan ramadhan kali ini tidak disia-siakan oleh sejumlah warga Kelurahan Loloan Barat (Lobar), Negara. Warga di kampung muslim ini mengais rejeki dengan membuka pasar dadakan dengan menyediakan menu untuk buka puasa.
Menjelang waktunya berbuka puasa mereka beramai-ramai berjualan makanan untuk berbuka puasan seperti kolak, bubur sayur bahkan lauk-pauk. Di pasar dadakan ini harga makanan memang cukup murah dan sangat membantu para warga muslim yang tidak sempat menyiapkan menu berbuka puasa.
Menurut Dewi, salah seorang pedagang di pasar tersebut, Rabu (3/9) mengatakan pasar dadakan ini memang sudah menjadi kebiasaan masyarakat di Lobar saat memasuki bulan puasa. "Biasanya bukanya mulai jam 17.00," ujarnya sambil sibuk melayani pembeli.
Lanjut Dewi, sasarannya adalah umat muslim yang sibuk sehingga tidak sempat memasak hidangan untuk berbuka puasa. "Pasar dadakan ini sudah menjadi tradisi di Lobar dan sasarannya adalah umat muslim yang sibuk seharian sehingga tidak sempat memasak makanan untuk buka puasa," lanjutnya.
Rupanya fenomena munculnya pasar dadakan ini sangat membantu umat muslim yang karena kesibukannya tidak sempat menyiapkan hidangan berbuka puasa. Umi misalnya, dirinya merasa terbantu dengan adanya pasar dadakan ini sebab dirinya tidak sempat menyiapkan hidangan berbuka puasa buat keluarganya karean seharian harus bekerja.
"Saya menjadi langganan pasar dadakan ini karena tidak sempat memasak. Selain itu harganya murah dan menunya beragam," ujar perempuan asal Desa Tegal Badeng Barat, Negara ini. (dey)
Menjelang waktunya berbuka puasa mereka beramai-ramai berjualan makanan untuk berbuka puasan seperti kolak, bubur sayur bahkan lauk-pauk. Di pasar dadakan ini harga makanan memang cukup murah dan sangat membantu para warga muslim yang tidak sempat menyiapkan menu berbuka puasa.
Menurut Dewi, salah seorang pedagang di pasar tersebut, Rabu (3/9) mengatakan pasar dadakan ini memang sudah menjadi kebiasaan masyarakat di Lobar saat memasuki bulan puasa. "Biasanya bukanya mulai jam 17.00," ujarnya sambil sibuk melayani pembeli.
Lanjut Dewi, sasarannya adalah umat muslim yang sibuk sehingga tidak sempat memasak hidangan untuk berbuka puasa. "Pasar dadakan ini sudah menjadi tradisi di Lobar dan sasarannya adalah umat muslim yang sibuk seharian sehingga tidak sempat memasak makanan untuk buka puasa," lanjutnya.
Rupanya fenomena munculnya pasar dadakan ini sangat membantu umat muslim yang karena kesibukannya tidak sempat menyiapkan hidangan berbuka puasa. Umi misalnya, dirinya merasa terbantu dengan adanya pasar dadakan ini sebab dirinya tidak sempat menyiapkan hidangan berbuka puasa buat keluarganya karean seharian harus bekerja.
"Saya menjadi langganan pasar dadakan ini karena tidak sempat memasak. Selain itu harganya murah dan menunya beragam," ujar perempuan asal Desa Tegal Badeng Barat, Negara ini. (dey)
Berita Jembrana Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3860 Kali
02
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1939 Kali
03
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1695 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1548 Kali
05
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1518 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026