Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Pelaku Usaha Wisata Khawatir Jatuh Bangkrut
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pelaku dunia pariwisata di Bali mengaku resah menyusul krisis keuangan yang terjadi di Amerika Serikat. Jika krisis keuangan di Amerika berlangsung lama, dikhawatirkan akan berdampak besar terhadap berbagai usaha di bidang pariwisata serta mempengaruhi jumlah kunjungan turis asing ke Bali.
Kekhawatiran ini antara lain disampaikan oleh Nyoman Kandia, seorang pengusaha biro perjalanan yang juga ketua DPP Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI).
Menurut Nyoman, krisis keuangan di Amerika Serikat yang berkepanjangan akan membuat jumlah biaya komponen paket wisata membengkak.
“Sebagian besar kontrak antara biro wisata dengan mitra usaha
seperti hotel berbintang dan restauran saat ini dalam bentuk dollar dan harus dibayar dengan dollar juga,†kata Kandia.
Dengan nilai rupiah yang terus melemah terhadap dollar, kata Kandia, maka jumlah atau nilai kontrak yang harus dibayarkan kepada mitra usaha menjadi berlipat dua hingga 4 kali lipat dibanding jumlah kontrak semula.
“Jika krisis terjadi dalam waktu yang lama, akan banyak usaha biro perjalanan wisata yang pailit. Kita khawatir krisis ekonomi tahun 98 akan terulang lagi, akan ada banyak pengurangan tenaga kerja,†pungkas. Kandia. (dev)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5859 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4606 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2215 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan