Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Senderan Sungai Ijogading Jebol
Loloan Timur
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Belum sebulan diserahterimakan ke Pemkab Jembrana, senderan Sungai Ijogading di Kelurahan Loloan Timur, Negara, sudah jebol. Jebolnya senderan ini diduga karena derasnya hujan yang mengguyur Kota Negara 3 hari yang lalu.
Hal ini diperparah dengan longsornya tebing yang berada di atas senderan. Kondisi ini semakin membahayakan perumahan warga, apalagi kini rumah warga hanya berjarak 5 meter saja dari bibir senderan.
Sekretaris Komisi C DPRD Jembrana, Iskandar Alfan yang ditemui di lokasi kejadian menyayangkan jebolnya senderan ini. Pasalnya, proyek yang bernilai Rp. 1,8 Milyar ini sudah jebol, padahal baru diserahterimakan dalam kurun waktu kurang dari sebulan terakhir.
"Kalau tidak salah ini baru diserahterimakan 20 hari yang lalu, tapi sekarang sudah jebol. Kami sudah meminta pihak rekanan, karena mereka masih memiliki tanggung jawab untuk memelihara proyek ini," ujar politisi asal Partai Amanat Nasional ini, Selasa (28/10).
lebih lanjut Iskandar mengatakan, pihaknya telah meminta Dinas Pekerjaan Umum untuk meninggikan senderan untuk menghindari longsor.
"Kalau senderannya tidak ditinggikan, bisa-bisa ini longsor terus. Lama-lama bisa kena rumah warga," pungkas Iskandar.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan