Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Korban Bom: Semoga Amrozi cs Diterima di Sisi Tuhan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pasca eksekusi Amrozi dan kawan-kawan, warga Bali menggelar doa bersama lintas agama. Doa yang juga dihadiri korban Bom Bali I ini mendoakan agar arwah Amrozi, Imam Samudera, dan Ali Gufron diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Doa bersama lintas agama ini dihadiri puluhan warga yang datang dari seluruh Bali. Mereka berasal dari berbagai agama mulai Hindu, Islam, Kristen, Budha, dan aliran kepercayaan lainnya.
Dalam doa bersama ini, para warga berdoa dengan cara dan keperpercayaan masing-masing. Mereka mendoakan agar arwah ketiga terpidana mati Amrozi dan kawan-kawan diterima di sisiNya.
Doa bersama ini juga dihadiri oleh salah seorang korban Bom Bali satu, Tumini dan seorang anaknya. Dalam acara ini Tumini juga ikut mendoakan ketiga terpidana mati agar diterima di sisi Tuhan.
Semoga arwah ketiganya diterima di sisi Tuhan dan dosanya diampuni,†kata Tumini sambil menyatakan ia merasa lega penantiannya selama ini telah berakhir.
Selain menggelar acara doa bersama, dalam acara yang digelar di Anand Krisna Centre Kuta ini warga yang hadir juga menyanyian lagu perdamaian dengan syair religius. Nyanyian damai dan religius ini membuat beberapa warga dan korban Bom Bali menangis terharu.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2775 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1966 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun