Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Janda Bom Bali Tabur Bunga di Ground Zero
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pasca eksekusi Amrozi, Imam Samudera, dan Ali Gufron, Monumen Bom Bali I atau ground zero di Jalan Legian Kuta ramai didatangi warga bali dan wisatawan asing. Selain ramai dikunjungi wisatawan, monumen ini juga didatangi janda Bom Bali I untuk menggelar acara doa dan tabur bunga.
Salah satu keluarga korban Bom Bali I satu yang mendatangi Monumen Bom Bali I adalah Nyoman Rencini. Bersama 3 putrinya, janda dari I Ketut Sumerawat ini menggelar doa bersama di depan Altar Monumen Bom Bali I.
Di depan altar yang berisi 202 nama korban Bom Bali I, mereka berdoa untuk suami dan ayah mereka I Ketut Sumerawat, yang tewas terkena ledakan bom di depan Sari Club 6 tahun silam.
Selain mendoakan suami serta ayah mereka, Nyoman Rencini dan anaknya juga mendoakan arwah Amrozi dan kawan-kawan agar diampuni segala kesalahannya dan diterima di sisiNya.
Saya datang ke sini untuk menghormati almarhum suami saya aja. Selain itu juga untuk mendoakan Amrozi agar diterima di sisi Tuhan dan diampuni segala disa-dosanya,†kata Rencini.
Selain menggelar acara doa di depan Altar Bom Bali I, Nyoman Rencini dan ketiga putrinya juga menggelar acara tabur bunga di kolam perdamaian yang ada di areal Monumen Bom Bali I.
Setelah eksekusi Amrozi dan kawan-kawannya itu, saya ingin melanjutkan hidup dengan damai dan saya berharap kejadian seperti 6 tahun yang lalu tidak terulang lagi,†ujarnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2775 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2026 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1966 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun