Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Caleg Golkar Tewas di Dekat Pohon Beringin
BERITABALI.COM, TABANAN.
Calon Legislatif (caleg) Partai Golkar untuk Propinsi Bali I Nengah Landrawa SH ditemukan tewas di dekat pohon beringin pinggir jalan Jurusan Denpasar-Gilimanuk tepantya di Banjar Abian Tuwung, Kediri, Tabanan, Sabtu malam (8/11).
Baca juga:
22 Migran Tewas Gegara Perahu Tenggelam
Tewasnya Landrawa yang menduduki nomor urut empat untuk DPRD Propinsi Bali ini membuat warga sekitarnya sontak kaget. Pasalnya tubuh korban ditemukan tergeletak di pinggir pohon beringin di Desa Abian Tuwung dengan posisi terlungkup, menggunakan pakaian adat dan masih mengenakan mantel (jas hujan).
Tewasnya Landrawa yang beasal dari Banjar Bengkel, Kediri, Tabanan ini pertama kali diketahui oleh salah satu warga setempat sekitar pukul 20.00 Wita. Awalnya korban diduga tewas karena korban kecelakaan lalulintas, namun setelah tubuh korban diperiksa tidak ada luka maupun goresan di tubuh korban. Warga pun kemudian melaporkan kejadian itu ke Polisi. Tak beselang lama, aparat kepolisian Polsek Kediri tiba di TKP dan langsung membawa mayat korban ke RSUD Tabanan.
Menurut keterangan kerabat korban, sekitar pukul 15.00 Wita, Sabtu lalu korban pergi ke kantor DPD II Golkar Tabanan untuk sembahnyang. "Bapak pergi ke kantor Golkar untuk sembahyang," jelas Sura salah satu menantu korban.
Dikatakannya, saat pergi korban mengenakan pakaian adat, untuk menghadiri acara persembahyangan bersama para caleg di Kantor DPD II Golkar Tabanan. Usai sembahyang, korban mengaku akan pegi ke rumah Wayan Janur di Kediri.
"Om (sebutan keluarga untuk Landrawa) saya bilang mengikuti rapat perkumpulan pencak silat Bhaktinegara," papar Sura yang memberikan keterangan disela suasana berkabung diruang jenazah.
Baca juga:
22 Migran Tewas Gegara Perahu Tenggelam
Seusai dari rumah Janur, sekitar pukul 18.00, Landrawa lanjut berkunjung ke rumah rekannya dikawasan Kauripan, Kediri, Tabanan. Menurut keterangan Sura, saat Landrawa pulang dari rumah rekannya dikawasan Kauripan, kondisi cuaca saat itu sedang hujan lebat. "Makanya beliau menggunakan mantel hujan," ujar Sura di ruang jenazah RSUD Tabanan.
Atas kematian yang tidak wajar itu pihak keluarga tidak akan melakukan otopsi, mengingat riwayat kesehatan korban sudah menurun. Apalagi korban mengidap penyakit diabetes dan usianya sudah tua.
Humas RSUD Tabanan, I Made Suarjaya, Minggu (9/11) mengatakan, dari hasil visum Landrawa memang positif mengidap penyakit diabetes (Kencing manis). Ditambahkannya, penyakit diabetes yang sudah komplikasi, memang bisa menyerang beberapa organ vital manusia seperti jantung, ginjal, dan lainnya. Setelah mayat dibersihkan di kamar jenazah RSUP Tabanan, pihak keluarga langsung membawa pulang mayat kerumah duka.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2936 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun