Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Caleg Golkar Tewas di Dekat Pohon Beringin
BERITABALI.COM, TABANAN.
Calon Legislatif (caleg) Partai Golkar untuk Propinsi Bali I Nengah Landrawa SH ditemukan tewas di dekat pohon beringin pinggir jalan Jurusan Denpasar-Gilimanuk tepantya di Banjar Abian Tuwung, Kediri, Tabanan, Sabtu malam (8/11).
Baca juga:
22 Migran Tewas Gegara Perahu Tenggelam
Tewasnya Landrawa yang menduduki nomor urut empat untuk DPRD Propinsi Bali ini membuat warga sekitarnya sontak kaget. Pasalnya tubuh korban ditemukan tergeletak di pinggir pohon beringin di Desa Abian Tuwung dengan posisi terlungkup, menggunakan pakaian adat dan masih mengenakan mantel (jas hujan).
Tewasnya Landrawa yang beasal dari Banjar Bengkel, Kediri, Tabanan ini pertama kali diketahui oleh salah satu warga setempat sekitar pukul 20.00 Wita. Awalnya korban diduga tewas karena korban kecelakaan lalulintas, namun setelah tubuh korban diperiksa tidak ada luka maupun goresan di tubuh korban. Warga pun kemudian melaporkan kejadian itu ke Polisi. Tak beselang lama, aparat kepolisian Polsek Kediri tiba di TKP dan langsung membawa mayat korban ke RSUD Tabanan.
Menurut keterangan kerabat korban, sekitar pukul 15.00 Wita, Sabtu lalu korban pergi ke kantor DPD II Golkar Tabanan untuk sembahnyang. "Bapak pergi ke kantor Golkar untuk sembahyang," jelas Sura salah satu menantu korban.
Dikatakannya, saat pergi korban mengenakan pakaian adat, untuk menghadiri acara persembahyangan bersama para caleg di Kantor DPD II Golkar Tabanan. Usai sembahyang, korban mengaku akan pegi ke rumah Wayan Janur di Kediri.
"Om (sebutan keluarga untuk Landrawa) saya bilang mengikuti rapat perkumpulan pencak silat Bhaktinegara," papar Sura yang memberikan keterangan disela suasana berkabung diruang jenazah.
Baca juga:
22 Migran Tewas Gegara Perahu Tenggelam
Seusai dari rumah Janur, sekitar pukul 18.00, Landrawa lanjut berkunjung ke rumah rekannya dikawasan Kauripan, Kediri, Tabanan. Menurut keterangan Sura, saat Landrawa pulang dari rumah rekannya dikawasan Kauripan, kondisi cuaca saat itu sedang hujan lebat. "Makanya beliau menggunakan mantel hujan," ujar Sura di ruang jenazah RSUD Tabanan.
Atas kematian yang tidak wajar itu pihak keluarga tidak akan melakukan otopsi, mengingat riwayat kesehatan korban sudah menurun. Apalagi korban mengidap penyakit diabetes dan usianya sudah tua.
Humas RSUD Tabanan, I Made Suarjaya, Minggu (9/11) mengatakan, dari hasil visum Landrawa memang positif mengidap penyakit diabetes (Kencing manis). Ditambahkannya, penyakit diabetes yang sudah komplikasi, memang bisa menyerang beberapa organ vital manusia seperti jantung, ginjal, dan lainnya. Setelah mayat dibersihkan di kamar jenazah RSUP Tabanan, pihak keluarga langsung membawa pulang mayat kerumah duka.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5970 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2303 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan