Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Australia Harus Hormati Hukum Indonesia
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Australia diharapkan untuk tetap menghormati hukum positif di Indonesia. Harapan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Hasan Wirayuda di Nusa Dua (9/11) menanggapi sikap pemerintah Australia yang menolak pemberlakuan hukuman mati.
Hasan Wirayuda mengakui bahwa Australia tidak lagi memberlakukan hukuman mati, tetapi pemerintah Australia juga harus tetap menghormati bahwa Indonesia masih memberlakukan hukuman mati sebagai bagian dari hukum
positif
Bukan hanya Australia, negara-negara barat pun dalam pendekatanya kepada kita, mereka katakan kami ini negara yang tidak mengakui hukuman mati oleh karena itu pasal hukuman mati mereka tidak dapat terima, kita dapat
mengerti karena mereka sudah menghapuskan, tetapi kita katakan tolong anda mengerti karena hukuman mati bagian dari hukum positif kita†ujar Hasan Wirayuda.
Hasan Wirayuda mengakui tidak hanya Australia yang menolak pemberlakuan hukuman mati. Tetapi dalam hukum positif Indonesia hukuman mati masih tetap berlaku.
Sebelumnya Pemerintah Australia menyerukan penolakan hukuman mati untuk menghindarkan 3 orang warganya yang divonis hukuman mati dari eksekusi mati.
3 warga Australia yakni Andrew Chan, Myuran Sukumaran dan Scott Rush menghadapi hukuman mati atas upaya mereka menyelundupkan 8,2 kilogram heroin dari Bali ke Australia pada 2005.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3783 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1724 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang