Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Australia Harus Hormati Hukum Indonesia
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pemerintah Australia diharapkan untuk tetap menghormati hukum positif di Indonesia. Harapan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Hasan Wirayuda di Nusa Dua (9/11) menanggapi sikap pemerintah Australia yang menolak pemberlakuan hukuman mati.
Hasan Wirayuda mengakui bahwa Australia tidak lagi memberlakukan hukuman mati, tetapi pemerintah Australia juga harus tetap menghormati bahwa Indonesia masih memberlakukan hukuman mati sebagai bagian dari hukum
positif
Bukan hanya Australia, negara-negara barat pun dalam pendekatanya kepada kita, mereka katakan kami ini negara yang tidak mengakui hukuman mati oleh karena itu pasal hukuman mati mereka tidak dapat terima, kita dapat
mengerti karena mereka sudah menghapuskan, tetapi kita katakan tolong anda mengerti karena hukuman mati bagian dari hukum positif kita†ujar Hasan Wirayuda.
Hasan Wirayuda mengakui tidak hanya Australia yang menolak pemberlakuan hukuman mati. Tetapi dalam hukum positif Indonesia hukuman mati masih tetap berlaku.
Sebelumnya Pemerintah Australia menyerukan penolakan hukuman mati untuk menghindarkan 3 orang warganya yang divonis hukuman mati dari eksekusi mati.
3 warga Australia yakni Andrew Chan, Myuran Sukumaran dan Scott Rush menghadapi hukuman mati atas upaya mereka menyelundupkan 8,2 kilogram heroin dari Bali ke Australia pada 2005.
Reporter: bbn/art
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan