Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Pengusaha Perak Bali Berharap Pada Obama
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Krisis keuangan global berpengaruh pada bisnis kerajinan perak di Bali. Pasca krisis global yang dimulai dari Amerika Serikat ini, order kerajinan perak dari luar negeri turun hingga 50 persen. Di bawah kepemimpinan Presiden Amerika yang baru Barack Obama, pengusaha perak berharap bisnis mereka segera pulih.
Salah satu pengusaha kerajinan perak yang terkena dampak krisis global adalah Wayan Sutedja. Bisnis perak yang telah ditekuninya sejak tahun 1989 ikut terguncang semenjak krisis keuangan global melanda Amerika Serikat dan kemudian meluas ke seluruh dunia.
Pasca krisis, order atau pesanan kerajinan perak menurun drastis. Pesanan perak dari buyer (pembeli) luar negeri yang awalnya turun 30 persen kini sudah menyentuh angka 50 persen.
Jika krisis terus terjadi, Wayan khawatir akan ada pemutusan hubungan kerja karyawan di tempat usahanya.
Dampak krisis keuangan global ini parah sekali, pesanan perak dari buyer luar negeri anjlok hingga 50 persen. Yang paling saya takutkan adalah adanya pemutusan hubungan kerja atau PHK karyawan,†kata Wayan.
Agar dapat tetap bertahan di saat krisis, Wayan melakukan berbaga upaya efisiensi. Salah satunya adalah dengan memperkecil ukuran kerajinan perak serta membuat desain yang lebih sederhana agar produk peraknya tetap terjangkau oleh pembeli.
Selain Wayan Sutedja, dampak krisis global juga dialami pengusaha perak lainnya Desak Nyoman Suarti. Sebelum krisis, Desak yang mampu mengekspor satu ton kerajinan perak keluar negeri per bulannya, kini hanya mampu mengirim dibawah satu ton kerajinan perak ke berbagai negara di Eropa dan Amerika.
Meski ikut terkena dampak krisis global dan berpengaruh pada penjualan produknya, Desak Suarti mengaku optimis dapat tetap bertahan menghadapi krisis global dengan memproduksi kerajina perak dengan sentuhan seni Bali yang tinggi.
Dengan dieksekusinya Amrozi dan terpilihnya Obama sebagai presiden Amerika yang baru, mudah-mudahan bisnis kerajinan perak di Bali akan kembali pulih,†kata Desak Suarti.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1972 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1750 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1734 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1529 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun