Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Dana Bansos Harus Diurai Detail
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Dana Bansos Harus Diurai DetailDPRD Jembrana dalam rapat kerja (raker) antara legislatif dengan eksekutif menyoroti dana bantuan sosial (bansos) dari pemerintah kepada masyarakat Jembrana. Para legislator tersebut meminta agar anggaran tersebut jangan gelondongan namun besarannya diurai secara detail. Hal tersebut untuk mengantisipasi penyelewengan anggaran itu untuk kepentingan politik. Ketua DPRD Jembrana, I Made Kembang Hartawan, Kamis (15/1) meminta agar besaran nilai bansos yang dikucurkan untuk tempat-tempat peribadatan maupun sekaa-sekaa kesenian diurai secara spesifik, untuk menghindari penyelewengan dana bagi tujuan politis.
Hal senada juga dilontarkan Ketua Komisi A, I Putu Dwita. Dwita sangat setuju agar dana ini direncanakan secara matang dan jelas lantaran pihaknya mensinyalir dana bansos tahun sebelumnya lebih banyak digunakan untuk kepentingan politis. Dwita juga meminta agar Pemkab memetakan terlebih dahulu tempat-tempat ibadah di suatu desa sebelum mengucurkan bantuan untuk menghindari bantuan yang sia-sia. "Kalau di satu desa penduduknya mayoritas Hindu, ya serahkan ke Pura. Kalau mayoritas muslim, diserahkan ke Masjid," pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2427 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1934 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun