Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
14 Pantai Dipadati Umat Hindu
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
melastiSerangkaian dengan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1931, Senin (23/3) seluruh umat Hindu di Jembrana melakukan melasti. Ribuan umat Hindu dari berbagai penjuru desa se-Kabupaten Jembrana memenuhi 14 pantai yang dijadikan tempat melasti.
Pantauan Beritabali.com di beberapa lokasi pelelastian, tampak umat Hindu berjalan kaki menghantar benda-benda pratima pura di wilayah desa setempat menuju laut terdekat. Pratima yang sangat disakralkan tersebut diusung dengan "joli" yang secara khusus dibuat untuk mengusung pratima tersebut.
Iring-iringan tersebut menyajikan pemandangan yang cukup menarik. Melasti ini dimaksudkan untuk mensucikan pratima tersebut dengan "tirta kamandalu" yang bersumber dari laut. Teriknya matahari yang menyinari Bumi Makepung tidak menyurutkan niat umat Hindu untuk mengikuti prosesi upacara melasti ini.
Mereka tampak tetap sabar menunggu percikan "tirta kamandalu" yang dihantarkan oleh para pemangku. Sebelum memercikkan tirta kamandalu tersebut, tampak didahului dengan proses ritual dengan segenap upakara (sesajen) khusus untuk mendapatkan "tirta kamandalu" tersebut.
Seusai melakukan persembahyangan, ratusan pratima dihantarkan ke bibir pantai dan selanjutnya dihantarkan kembali menuju tempat berstananya. Di tengah padatnya ribuan peserta melasti, Wakil Bupati Jembrana, Putu Artha secara khusus memantau prosesi melasti ini di sejumlah titik tempat pelelastian.
Mulai dari Pantai Pengeragoan di Pekutatan hingga Pantai Candikusuma di Melaya. Artha ketika ditemui di sela-sela pemantauan mengaku bangga dengan meningkatnya ketekunan dan kesadaran umat Hindu dalam mengikuti prosesi melasti yang ditunjukkan dengan kesetiaan dan kekhusukkan umat dalam pelaksaan melasti.
“Upacara melasti ini hendaknya dijadikan momentum yang baik untuk meningkatkan kesadaran berbhakti kepada Hyang Widhi, apalagi menjelang Pemilu Legislatif. Saya berharap seluruh umat Hindu dapat diberikan kejernihan dalam berpikir dan bertindak sehingga mampu mensukseskan pelaksanaan Pemilu dengan aman dan damai,“ ujar Putu Artha.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5883 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2584 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan