Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Polisi Pasang Kawat Berduri
BERITABALI.COM, BULELENG.
Mengantisipasi penonton membludak dan memenuhi lokasi display atau peragaan peserta ogoh-ogoh di Tugu Singa Ambara Raja, Jajaran Polres Buleleng terpaksa memasang pagar kawat berduri disisi barat panggung kehormatan.
Berbagai persiapan dilakukan untuk mengamankan pelaksanaan Pawai Ogoh-Ogoh serangkaian Ulang Tahun Kota Singaraja ke 405, bahkan untuk mencegah penonton masuk dalam areal display peserta pawai, Selasa (21/4) pihak kepolisian telah memasang pagar kawat berduri yang dijejer di sebelah barat Tugu SAR.
“Pengalaman lalu, biasanya penonton memenuhi ruas panggung kehormatan termasuk lokasi display para peserta ogoh-ogoh, sehingga kita lakukan antisipasi dini dengan memberikan batas pengamanan dari kawat berduri,†ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol I Made Sudirsa.
Selain memasang pagar kawat berduri, pengamanan di areal panggung kehormatan juga akan dijaga sejumlah pecalang pada titik-titik tertentu termasuk melibatkan dua ekor kuda,â€semua titik tertentu akan dijaga pecalang, termasuk kita kerahkan dua ekor kuda untuk mengantisipasi lokasi panggung kehormatan,†ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, Putu Tastra Wijaya.
Sementara, kemacetan yang dipastikan akan terjadi sudah mulai Nampak saat sejumlah Ogoh-Ogoh yang dibawa ke lokasi start, beberapa titik ruas jalan mulai terganggu hingga penguna kendaraan bermotor berjalan dengan perlahan.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan