Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Mafia Utang Mengakar, Pemerintah Harus Evaluasi Proyek
BERITABALI.COM, BADUNG.
Koalisi anti Utang merekomendasikan kepada pemerintah untuk melakukan audit terhadap seluruh pembangunan infrastruktur yang di biayai Bank Pembangunan Asia (ADB) sebelum mengajukan pinjaman baru.
Koalisi Anti utang juga merekomendasikan kepada pemerintah untuk mencari alternative pembiayaan baru dalam pembangunan infrastruktur di luar ADB.
Ketua Koalisi Anti Utang Deni Setiawan pada keteranganya di Tuban (6/5) berharap pemerintah tidak terpancing untuk melakukan pengajuan utang baru kepada ADB menyusul disetujuainya resolusi penambahan modal ADB oleh para
pemegang saham.
Deni menyatakan evaluasi harus dilakukan pemerintah terhadap pinjaman ADB agar rakyat tidak terus menanggung utang yang semakin besar namun tidak memberikan manfaat
“Rakyat tidak boleh terus menerus menanggung beban utang. Apalagi mafia utang di Indonesia sudah mengakar, baik ditingkat birokrasi maupun level-level lain,†kata Deni SetiawanKetua Koalisi Anti Utang Deni Setiawan menambahkan sudah saatnya pemerintah terutama Departemen keuangan transparan terhadap utang negara. Mengingat selama ini Departemen Keuangan tidak pernah melaporkan pembayaran utang negara.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan