Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Proyek Penguat Tebing Tukad Aya Bungkulan Jebol
BERITABALI.COM, BULELENG.
Baru sebulan selesai dibangun, proyek penguatan tebing sungai Tukad Aya di Desa Bungkulan Kecamatan Sawan Buleleng jebol tergerus aliran sungai. Hal ini medapat protes dari LSM Gema Nusantara. Proyek ini dituding dikerjakan secara asal-asalan.
Dari pantauan di lokasi proyek yang berada dialiran Sungai tukad Aya Desa Bungkulan, proyek yang dikerjakan di tiga titik tersebut, satu titik sepanjang 16 meter jebol, bahkan senderan setinggi 4 meter itu ambrol dan sebagian menutup bibir aliran sungai.
“Kalau kita melihat kondisi ini, ini pasti ada dugaan penyimpangan, sebab pembuatan penahan aliran sungai untuk mencegah bencana alam ini tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan, buktinya, setelah sebulan diserahkan oleh rekanan langsung jebol."
Penyerahan kedua sedikit dipaksakan oleh rekanan dalam kondisi ambrol, sementara masyarakat setempat menginginkan agar proyek perkuatan itu segera diperbaiki agar dapat dimanfaatkan sesuai fungsinya sebagai perkuatan tebing. Jika kondisi itu dibiarkan tidak mustahil justru proyek yang diharapkan dapat membantu warga justru dapat mencelakakan warga,†ungkap Sekretaris LSM Gema Nusantara, Ketut Yasa.
Dengan kondisi jebolnya senderan perkuatan tebing sungai sebagai proyek antisipasi bencana alam itu, diduga adanya sebuah permainan yang dilakukan rekanan untuk mengeruk keuntungan sehingga pelaksanaannya hanya sekedar saja.
†Kita duga ada kongkalikong antara pelaksana dengan oknum kepala dinas untuk menekan pejabat pembuat komitmen agar menerima proyek walaupun dalam kondisi ambrol begini,†tegas Yasa.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Buleleng, Nyoman Gede Suryawan membenarkan adanya kerusakan pada proyek penguatan senderan penahan aliran sungai Tukad Aya.
†Kita sudah langsung melihat kondisinya, dan dengan kondisi demikian kenapa harus kita terima diserahkan, rekanan harus melakukan perbaikan dulu sehingga baru diserahkan secara sempurna,†tegasnya.
Hal senada diungkapkan Direktur CV Ratih, Made Aryana, dimana kerusakan senderan tersebut disebabkan kerana adanya perubahan alur sungai.
†Kita komitmen akan melakukan perbaikan, seratus persen hari ini kita langsung akan lakukan perbaikan, untuk nama perusahaan dan nama baik saya,†ujarnya.
Proyek pembuatan senderan penguatan tebing Sungai Tukad Aya dengan biaya Rp 600 juta lebih tersebut dikerjakan oleh CV. Ratih dimaksudkan untuk mengantisipasi meluapnya air sungai Tukad Aya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan