Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
5 Tahun Terakhir, Pengunjung Turun 30%
BERITABALI.COM, TABANAN.
Jumlah pengunjung ke Museum Subak Sanggulan Tabanan dalam lima tahun terakhir terus merosot. Betapa tidak, pada 2004 jumlah pengunjungnya mencapai 7.429 orang, tapi selama tahun 2008 hanya menerima kunjungan 2.664 orang.
Dari data yang tercatat di Museum Subak, ternyata penurunan paling tinggi terjadi di kalangan wisatawan domestik. Seangkan di kalangan wisatawan mancanegara relatif stabil walau terjadi fluktuasi.
Data pada 2004 misalnya, dari total pengunjung sebanyak 7.429 orang, wisatawan domestiknya mencapai 6.319 orang, sedangkan wismannya 1.110 orang. Dan pada tahun kunjungan 2008 kemarin, dari totalnya yang mencapai 2.664 orang, wisatawan domestiknya sangat melorot yakni menjadi hanya 1.427 orang, sedangkan wismannya sebanyak 1.237 orang.
Kepala UPTD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tabanan, Putu Sri Ratnawati,SST belum bisa memastikan sebab-sebabnya. Namun penurunan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir diperkirakan akibat terjadinya krisis keuangan global.
Dari pantauan Beritabali.com, penurunan kunjungan ini diduga minimnya fasilitas pendukung di tempat ini. Misalnya, ketiadaan restoran atau rumah makan, tidak ada kios penjual cenderamata, termasuk tidak ada atraksi hiburan baik yang tradisional maupun yang modern.
Jadi, praktis keberadaan Museum Subak ini menjadi kurang lengkap, kecuali pengunjung hanya sebatas bisa menyaksikan aneka macam benda atau perkakas pertanian dan perabotan tradisional hidup manusia masa lalu.
Kepala UPTD Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tabanan, Putu Sri Ratnawati,SST belum bisa memastikan sebab-sebab penurunan angka kunjungannya ke Museum Subak tersebut. Namun penurunan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir bisa jadi diduga ada pengaruhnya akibat dampak krisis keuangan global."Saya termasuk baru di sini (Kepala UPTD, red), jadi masih menyesuaikan diri," ujar Ratnawati.
Reporter: bbn/sss
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2812 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1984 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun