Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Diduga Identik dengan Darah Prabangsa
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bercak Darah yang menempel di kulit kursi mobil dan karpet kini masih diteliti tim laboratorium forensik mabes Polri cabang Denpasar. Namun ada dugaan bercak darah itu diduga identik dengan darah AA Narendra Prabangsa, redaktur Radar Bali yang diduga tewas dibunuh.Penegasan itu disampaikan sumber petugas Polda Bali yang enggan disebut namanya, Selasa (19/5).
Menurut sumber, saat penggeledahan dilakukan di rumah Nyoman Susrama, pada Senin (18/05) pagi, tim penyidik Dit Reskrim Polda Bali dipimpin Kasat I AKBP Ahmad Nurwakhid, menyita sejumlah alat yang dicurigai ada kaitannya dengan tewasnya Prabangsa.
Di rumah Nyoman Susrama di Jalan Merdeka Banjar Petak Bebalang Bangli, polisi menemukan kulit sadel kursi mobil, karpet, parang dan camera handycam.
“Parang dan handycam ditemukan di kamarnya,”jelas sumber.Untuk kulit sadel dan karpet, sumber mengatakan, ditemukan adanya bercak darah.
Guna menguatkan dugaan penyelidikan itu darah siapa, aparat kepolisian telah mengirimkan kulit dan sadel kursi ke laboratorium forensik (labfor) Mabes Polri cabang Denpasar.
Sumber mengatakan, dari informasi awal, meski labfor belum merekomendasi hasil penelitian, bercak darah di karpet dan kulit sadel, sangat identik dengan darah Prabangsa.
Namun sumber mengatakan, untuk kepastiannya, jajaran Dit Reskrim Polda Bali masih menunggu hasil akhir penelitian labfor.“Hasil terakhir, kita masih menunggu dari labfor,”ungkapnya.
Menyoal penggeledahan yang dilakukan, Senin siang, sumber mengatakan, rencananya 30 pasukan buser Polda Bali, diback up (didukung) labfor dan tim identifikasi, menggeledah 4 lokasi.
Namun polisi hanya melakukan 3 penggeledahan saja. Dua di rumah Susrama dan satu di rumah tangan kanannya Komang Gede, di kawasan Kubu. Sementara penggeledahan rumah Susrama di Klungkung, batal dilakukan.
“Saat rumah Susrama digeledah, ada tiga pembantunya, Endi, Sukirman dan satu lagi lupa namanya. Kalau di rumah Mande (Komang Gede) tidak ada barang yang diamankan. Tapi keempatnya diangkut semua untuk menjalani pemeriksaan di Polda,”bebernya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan