Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sembilan Tersangka Tidak Boleh Dijenguk
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aparat kepolisian menegaskan, bahwa sembilan tersangka yang menghuni tahanan Polda Bali tidak boleh dibesuk. Besuk bisa dilakukan apabila pemeriksaan tuntas dilakukan penyidik Dit Reskrim Polda Bali.
Demikian ditegaskan Kasat I Dit Reskrim Polda Bali AKBP Ahmad Nurwahik, Selasa (26/5). Dijelaskannya, saat ini pemeriksaan terhadap sembilan tersangka masih berjalan. Aparat kepolisian masih mengoptimalkan pemeriksaan untuk mempercepat berita acara pemeriksaan.
Perwira melati dua ini mengatakan, sejauh ini, sembilan tersangka tidak boleh dijenguk siapa pun, tanpa terkecuali. Alasan ini dikemukakannya, karena penyidik masih bekerja keras.
“Belum boleh dijenguk karena urusan subyektif penyidik untuk kepentingan penyidikan," ungkapnya ditemani Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Gde Sugianyar, Selasa (26/5).
Hingga saat ini, polisi masih sibuk menginterogasi 9 tersangka. Hal ini dilakukan untuk mengungkap tuntas kronologis dan sepak terjang para tersangka terkait kasus tersebut.
Selain itu, polisi belum membeberkan kenapa Prabangsa mau dipancing dan diajak bertemu Susrama. Apakah ada motif lain dibalik kasus ini, selain soal pemberitaan Disdik Bangli.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan