Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dana Operasional Seret, Polisi Enggan Buru Pelaku
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sederetan kasus pencurian besar yang terjadi di wilayah hukum Polres Tabanan seperti pencurian emas 2,218 Kg (25/6) dan pembobolan rumah Kades Banjar Anyar Kediri hingga kini belum terungkap. Padahal dari kedua kasus pencurian di kecamatan Kediri tersebut pelaku berhasil membawa kabur kurang lebih Rp 500 juta.
Lambanya polisi dalam menangani kasus tersebut diduga karena dana operasional yang turun ke msaing-masing anggota kerannya dikecilkan alias seret.
Beberapa sumber mengakui kalau dana operasional pengungkapan kasus sangat terbatas dan masih seret.
“Gimana mau ungkap pelaku pencurian, wong dananya aja kecil, sukur-sukur cair†jelas salah satu sumber yang mewanti-wanti namanya di korankan.
Kasatreskrim AKP Leo Martin Pasaribu, Minggu (26/7) belum bisa dihubungi terkait belum terungkapnya kasus pencurian tersebut. HP-nya dalam posisi tidak aktif alias mailbox.
Sekedar info, kasus pencurian toko emas di Pertokoan Jalan MH Thamrin Blok 33 Banjar Jagasatru, Kediri, Kamis (25/6) mengakibatkan korban mengalami kerugian total Rp 413 Juta. Yang terdiri dari uang Rp 13 Juta yang tersimpan di berangkas dan 2,218 Kg Emas.
Modus pelaku pun dibilang baru, pelaku masuk ke toko milik Tri Andi Wijaya itu dengan cara membuat lubang di tembok dari toko sebelah yang sebelumnya dihuni dan disewa pelaku. (nod).
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2602 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2258 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan