Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pedagang dan Tukang Ukir Dibekuk
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Rupanya judi togel tetap beroperasi kendatipun masuk bulan puasa. Buktinya aparat Polres Jembrana berhasil membekuk dua pedagang dan seorang tukang ukir yang nyambi menjadi pengecer togel.
Dari informasi yang dihimpun, dibekuknya tiga orang pengecer togel yang satu diantaranya adalah perempuan berkat adanya informasi dari masyarakat.
Memperoleh informasi tersebut, Polres Jembrana menurunkan tim Buser untuk membekuk para pengecer togel tersebut. Dari perburuan pertama berhasil dibekuk Gusti Ayu Komang Astiti (42), ibu rumah tangga warga Dusun Dangin Pangkung, Pekutatan.
Astiti yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang berhasil dibekuk saat sedang menunggu pembeli togel di warungnya. Dari tangan Astiti, berhasil diamankan barang bukti berupa uang Rp. 58 ribu dan satu lembar kertas coklat berisi angka-angka togel.
Setelah berhasil membekuk Astiti, tim buser meneruskan perburuannya di wilayah Mendoyo dan berhasil membekuk I Nyoman Parwata (39), pedagang asal Dusun Kaleran, Yeh Embang.
Dari tangan Parwata berhasil diamankan barang bukti berupa satu lembar kertas berisi angka-angka togel, satu buah ponsel
Nokia warna hitam, dua buah ballpoin warna hitam dan uang tunai Rp. 15 ribu.
Selanjutnya, tim buser juga berhasil membekuk I Gusti Komang Putra (43), warga Dusun Yeh Mekecir, Batuagung, Jembrana. Dari tangan pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang ukir ini berhasil diamankan barang bukti dua lembar kertas berisi tulisan angka-angka, satu lembar paito, satu buah buku seribu mimpi, dua buah bulpoin, satu buah pensil 2 B dan uang Rp. 3 ribu.
Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Ketut Suparta seizin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Jumat (4/9) membenarkan adanya penangkapan tiga pengecer togel tersebut.
â€Ketiga pengecer itu sedang kami proses dan kita tahan. Parwata dan Putra kita tahan di sel Mapolres, sedangkan Astiti kita titipkan di Rutan Negara,†terangnya.(dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2612 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2268 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2217 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan