Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pedagang dan Tukang Ukir Dibekuk
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Rupanya judi togel tetap beroperasi kendatipun masuk bulan puasa. Buktinya aparat Polres Jembrana berhasil membekuk dua pedagang dan seorang tukang ukir yang nyambi menjadi pengecer togel.
Dari informasi yang dihimpun, dibekuknya tiga orang pengecer togel yang satu diantaranya adalah perempuan berkat adanya informasi dari masyarakat.
Memperoleh informasi tersebut, Polres Jembrana menurunkan tim Buser untuk membekuk para pengecer togel tersebut. Dari perburuan pertama berhasil dibekuk Gusti Ayu Komang Astiti (42), ibu rumah tangga warga Dusun Dangin Pangkung, Pekutatan.
Astiti yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang berhasil dibekuk saat sedang menunggu pembeli togel di warungnya. Dari tangan Astiti, berhasil diamankan barang bukti berupa uang Rp. 58 ribu dan satu lembar kertas coklat berisi angka-angka togel.
Setelah berhasil membekuk Astiti, tim buser meneruskan perburuannya di wilayah Mendoyo dan berhasil membekuk I Nyoman Parwata (39), pedagang asal Dusun Kaleran, Yeh Embang.
Dari tangan Parwata berhasil diamankan barang bukti berupa satu lembar kertas berisi angka-angka togel, satu buah ponsel
Nokia warna hitam, dua buah ballpoin warna hitam dan uang tunai Rp. 15 ribu.
Selanjutnya, tim buser juga berhasil membekuk I Gusti Komang Putra (43), warga Dusun Yeh Mekecir, Batuagung, Jembrana. Dari tangan pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang ukir ini berhasil diamankan barang bukti dua lembar kertas berisi tulisan angka-angka, satu lembar paito, satu buah buku seribu mimpi, dua buah bulpoin, satu buah pensil 2 B dan uang Rp. 3 ribu.
Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Ketut Suparta seizin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Jumat (4/9) membenarkan adanya penangkapan tiga pengecer togel tersebut.
â€Ketiga pengecer itu sedang kami proses dan kita tahan. Parwata dan Putra kita tahan di sel Mapolres, sedangkan Astiti kita titipkan di Rutan Negara,†terangnya.(dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan