Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Ribuan Orang Ikuti Gema Perdamaian 2009
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ribuan orang hari ini ikut serta dalam kegiatan Gema Perdamaian di Denpasar Bali. Selain untuk mengenang tragedi Bom Bali, kegiatan yang memasuki tahun ke-7 ini bertujuan untuk menggemakan perdamaian universal dan menjalin kerukunan antar umat beragama.
Kegiatan gema perdamaian yang berlangsung di areal Monumen Perjuangan Rakyat Bali ini diawali dengan prosesi Padayatra, dengan berkeliling Lapangan Renon.
Pawai budaya yang diikuti ribuan orang ini diikuti oleh berbagai kalangan mulai rohaniawan, budayawan, tokoh masyarakat, hingga sejumlah seniman.
Prosesi Padayatra ini juga diikuti sejumlah anak sekolah mulai taman kanak-kanak dan sekolah dasar yang mengenakan pakaian adat daerah mulai Sabang hingga Merauke. Sejumlah rohaniawan berbagai keyakinan beragama juga ikut serta dalam prosesi ini.
selain prosesi parade budaya, kegiatan gema perdamaian ini juga diisi dengan pementasan aneka seni tari dan lagu yang bertemakan perdamaian dunia.
Dalam acara ini juga digelar doa bersama yang dipimpin para rohaniawan dari berbagai agama yang hadir.
Di akhir acara, peserta acara menyalakan api obor perdamaian sebagai simbol semangat untuk memelihara perdamaian antara umat manusia. Ratusan balon warna-warni juga dilepas ke udara sebagai simbol penyebarluasan pesan perdamaian universal ke seluruh dunia.
“Kegiatan gema perdamaian yang berlangsung setiap tahun ini berawal dari adanya keprihatinan terjadinya ledakan Bom Bali. Hingga saat ini, kegiatan ini terus berlanjut sebagai ajang menyuarakan perdamaian universal dan kerukunan antar umat beragama,†ujar salah seorang inisiator acara Gema Perdamaian, Gusti Kade Sutawa.
“Setiap orang perlu perdamaian. Dalam damai itu ada keamanan dan kenyamanan. Jika sudah aman, setiap orang akan dapat bekerja dengan baik untuk meningkatkan kesejahteraannya,†ujar Jero Karang T Suarsana, seorang pelaku pariwisata Bali, salah satu peserta acara ini. (dev)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan