Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
SPBN Perancak Macet, Nelayan Mengeluh
Beritabali.com, Perancak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sejak beberapa bulan belakangan ini, nelayan yang biasa melabuhkan perahunya di Muara Tanjung Tangis, Perancak, Jembrana mengeluh. Pasalnya, kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) untuk melaut tidak bisa lagi dipasok oleh SBPN Perancak.
Dari informasi yang dihimpun, Minggu (18/10), biasanya sejumlah nelayan di Pantai Perancak membeli BBM di SPBN setempat.
Namun kebiasaan tersebut sudah tidak bisa lagi dilakukan lantaran sejak sebulan lalu SPBN macet alias tidak beroperasi lagi.
Malah, BBM untuk bensin sudah cukup lala tidak tersedia lagi di SBPN yang terletak di seputaran muara. Pantauan di SPBN Perancak, Minggu (18/10), terlihat tidak satupun petugas yang berada di tempat tersebut.
Padahal, saat masih beroperasi, hari libur sekalipun SPBN tetap buka guna melayani penjualan bahan bakar. Dua mesin pompa bensin dan solar yang berada di SPBN itu tampak hanya bertengger, sementara kantor SPBN tampak terkunci rapat. Hanya pintu gerbangnya yang sedikit terbuka sehingga memudahkan siapapun masuk.
Pasca tidak beroperasinya SPBN Perancak, nelayan terpaksa membeli BBM ke SPBU Banyubiru yang jaraknya sekitar 12 kilometer.
Dengan demikian, nelayan tentu akan mengeluarkan biaya lebih untuk mengangkut BBM yang dibelinya.
Saya sendiri tidak tahu kenapa pengelolanya tidak mengoperasikan lagi SPBN,terang I Wayan Suartana, salah satu nelayan ketika ditemui, Minggu (18/10).
Padahal, tambah Suartana, ketika masih beroperasi SPBN Perancak mampu memenuhi kebutuhan BBM nelayan Perancak bahkan nelayan Pengambengan.
Kami berharap agar pengelola SPBN Perancak mengoperasikan lagi SPBNnya itu karena kami sangat membutuhkan pasokan solar. Bisa saja kami membeli bahan bakar ke tempat lain tapi tentunya akan mengeluarkan ongkos lebih untuk mengangkutnya ke sini (muara), harapnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan