Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Aneh! Ada Anak Babi Mirip Gajah
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kejadian aneh terjadi atas anak babi milik I Putu Wastra, warga Dusun Katulampa, Manistutu, Melaya. Pasalnya, dari tiga belas anak babi yang dilahirkan induknya, satu diantaranya mirip dengan gajah lantaran memiliki “belalai†layaknya gajah.
Dari pantauan di rumah Wastra, anak babi berjenis kelamin jantan ini berwarna putih mulus. Pada bagian jidat di atas bibir bagian atas keluar “belalai†mirip belalai gajah dengan panjang sekitar 5 cm.
Sejak lahir anak babi ini, matanya agak melotot dan telinganya lebih lebar dari ukuran anak babi pada umumnya. Meski dilahirkan dalam kondisi abnormal, anak babi ini ukuran tubuhnya terbilang paling besar dari 12 anak babi lainnya yang dilahirkan oleh induk yang sama.
“Saya malah tidak tahu kalau salah satu anak babi yang lahir itu ada keanehan. Yang saya tahu kalau dua anak babi yang lahir mati setelah hidup sekitar satu jam saja,†ujar Ni Ketut Sujendi (50), istri Wastra, ketika ditemui di rumahnya, Rabu (4/11).
Lantaran dua anak babinya mati, Sujendi meminta Made Wirama, anaknya untuk menguburkan bangkai anak babi tersebut. “Sebelum dikubur, anak saya sempat memotretnya dengan HP (handphone),†tandasnya.
Wirama baru menyadari kalau pada salah satu anak babi tersebut terjadi keanehan ketika iseng melihat foto-foto anak babi yang mati itu.
“Anak saya baru tahu kalau salah satu dari anak babi itu seperti gajah. Lalu kuburannya dibongkar lagi untuk membuktikan kebenarannya,†terang Sujendi.
Lalu anak babi tersebut dibersihkan dan ditempatkan pada ember. Sujendi juga menuturkan kalau induk babi tersebut sudah tiga kali melahirkan namun baru kali ini melahirkan anak babi aneh tersebut. “Kok tumben lahir babi seperti anak gajah,“ terangnya.
Sebelum bayi babi “berbelalai†itu lahir, Sujendi mengaku tidak memiliki firasat apapun. “Saya juga tidak mimpi yang aneh-aneh. Hanya saja saat induk babi tersebut galak saat melahirkan anak babi aneh itu. Saya sampai tidak berani mendekat,†tandasnya.
Rencananya, imbuh Sujendi, bangkai babi aneh itu akan diambil minyaknya. “Saran beberapa warga anak babi aneh itu akan saya keringkan dulu lalu baru saya goreng untuk diambil minyaknya. Siapa tahu bisa membantu mengobati penyakit kulit atau penyakit lainnya,†tambahnya.
Selain itu, Sujendi berniat akan melakukan pecaruan di tanah pekarangannya sesuai dengan saran tetua setempat.
“Katanya kalau ada ternak peliharaan melahirkan anak tidak normal artinya tanah itu termasuk tanah panes (angker) sehingga perlu dilakukan pecaruan,“ terangnya.
Hingga kini, anak babi aneh milik Sujendri masih disimpan dan menjadi tontonan warga yang penasaran.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3775 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1716 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang