Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Penyelundupan Tengkorak Buaya dan Manusia Digagalkan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Aparat kepolisian Polsek KP3 Udara dan Bandara Ngurah Rai, menyita dua tengkorak hewan berwujud kera dan buaya serta satu tengkorak manusia. Tiga tengkorak itu rencananya akan diselundupkan ke Amerika Serikat, Perancis dan Belanda.
Kapolsek KP3 Udara AA Made Mudita menerangkan, tiga tengkorak itu ditemukan oleh Kantor Pos Bandara Ngurah Rai, yang sebelumnya diterima dari kantor Pos di kawasan Sanur dan Denpasar.
Sekilas isi paket berupa patung yang dikirim lewat jasa kargo itu, tidak terlihat dari luar. Namun setelah diperiksa dengan X-Ray oleh petugas bandara, barulah terlihat ada benda aneh yang diduga tengkorak. Setelah dibuka, ternyata benar ada satu tengkorak manusia, satu tengkorak buaya dan satu tengkorak kera, ungkapnya.
Kapolsek menduga nama si pengirim pada paket kiriman adalah fiktif karena setelah ditelusuri alamatnya tidak benar. Rencananya, paket berisi tengkorak itu akan dikirim ke Amerika Serikat, Perancis dan Belanda.
Kapolsek enggan menjelaskan apakah tiga tengkorak itu benar benar fosil. Untuk mengetahui secara pasti, pihaknya telah mengirim satu tengkorak manusia ke rumah sakit untuk dideteksi. Sedangkan tengkorak kera dan buaya masih diinapkan di Mako Polsek KP3 Udara.Kita masih menyelidiki siapa sebenarnya pengirim paket ini, terangnya.
Sementara itu di rumah Sakit Sanglah, Kepala Instalasi Forensik Rumah Sakit Sanglah Denpasar, dr. Ida Bagus
Putu Alit, Sp.F. DFM mengungkapkan tengkorak manusia tersebut masih tampak utuh.
Setelah diperiksa ternyata di dalam patung tersebut terdapat tengkorak kepala manusia. Tim forensik menegaskan bahwa dengan melakukan analisa melalui x-ray, tengkorak tersebut jelas merupakan tengkorak manusia. Hal tersebut terlihat dari struktur tulang dan gigi tengkorak, berjenis kelamin pria dan berasal dari ras mongoloid, usianya berkisar 25 tahun.Kami menggunakan analisa x-ray dengan tujuan agar tidak merusak barang bukti, jelasnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan