Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Juini Juga Pernah Selamat dari Tsunami Maladewa
Beritabali.com, Candikuning
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebelum selamat dari gempa bumi di Haiti, Ni Luh Made Juini sebelumnya juga berhasil selamat dari terjangan tsunami saat bekerja di Maladewa beberapa tahun lalu.
Menurut orang tua Luh Made Juini, Wayan Maliana dan istrinya Ni Ketut Rumen, sebelum bekerja di Haiti, anak mereka pernah bekerja sebagai terapis spa di beberapa negara mulai Malaysia, Bahrain, Dubai, hingga Maladewa.
Saat bekerja di Maladewa beberapa tahun silam, Made Juini juga nyaris celaka setelah negara kepulauan itu diterjang gelombang tsunami.
Waktu kerja di Maladewa beberapa tahun lalu, anak saya juga pernah mengalami bencana tsunami. Namun berkat perlindungan Ida Hyang Widhi Wasa, anak saya bisa selamat, kata Maliana, di rumahnya di Candikuning, hari ini (16/1).
Setelah berhasil lolos dari maut di Maladewa, Juini tak kapok bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri. Selanjutnya wanita dari daerah dingin Bedugul ini mengadu nasib di Haiti sebagai spa terapis di sebuah hotel.
Dengan masa kontrak kerja selama tiga tahun, Juini mulai bekerja di Haiti sejak Februari 2009.
Setelah gempa di Haiti ini, kami ingin anak kami Juini pulang dulu sebentar ke Bali, agar bisa berkumpul dengan keluarga dan bersembahyang mengucapkan syukur karena telah diberi keselamatan, kata Maliana.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan