Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mayat Perempuan Telanjang Diotopsi

Beritabali.com, Negara

Sabtu, 23 Januari 2010, 20:48 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Penyebab tewasnya perempuan telanjang yang ditemukan pada sebuah bale bengong di areal hutan Taman Nasional Bali Barat hingga kini masih menjadi misteri sehingga Polres Jembrana benar-benar dituntut bekerja keras. 

Hari ini mayat perempuan telanjang yang ditemukan dengan leher masih terjerat karet ban dalam bekas itu dikirim ke RSUP Sanglah untuk diotopsi.

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Ketut Suparta seijin Kapolres Jembrana AKBP R Ahmad Nurwakhid, Sabtu (23/1) mengatakan visum luar yang dilakukan pihaknya masih sulit untuk mengetahui apakah perempuan itu korban pembunuhan atau memang bunuh diri.

“Otopsi ini untuk memastikan penyebab kematinnya apakah memang dibunuh dengan cara dijerat lehernya menggunakan karet ban atau setelah mati baru dijerat,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala KP3 Laut Gilimanuk, AKP I Nyoman Suparta mengatakan sejak ditemukan telah menjadi mayat, pihaknya sudah menyebarkan photo perempuan telanjang itu namun sampai kini belum ada yang mengenalinya. “Kita akan terus berupaya mencari informasi asal usul perempuan malang itu namun hingga kini belum juga ada yang mengenalinya. Mungkin perempuan itu orang dari luar Gilimanuk,” terangnya.

Suparta kembali meminta jika ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri- ciri usia sekitar 40 tahun, perawakan gemuk dan tinggi sekitar 150 sentimeter, rambut sebahu dan mengenakan anting bermotiif kupu-kupu agar langsung datang ke Polres Jembrana atau KP3 Laut Gilimanuk. “Kami akan fasilitasi untuk melihat mayat perempuan itu,”imbuhnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami