Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Ariel, Luna Maya, Cut Tari Bisa Dipenjara 6 Tahun
Beritabali.com, Kuta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring meminta aparat kepolisian menyelidiki kasus peredaran video porno dengan pemain mirip Ariel Peterpan, Luna Maya, dan Cut Tari. Jika ketiga artis ini terbukti merekam dan menyebar luaskan rekaman video porno ini, mereka bisa dihukum penjara selama 6 tahun.
Hal ini disampaikan Tifatul sembiring usai membuka konfrensi telekomunikasi internasional di Kuta Bali hari ini.
Menurut Tifatul, peredaran video porno dengan pemain mirip selebritis Ariel Peterpan, Luna Maya, dan Cut Tari, saat ini sudah meresahkan masyarakat luas. Oleh karena itu aparat kepolisian diminta untuk menyelidiki kasus ini hingga tuntas dan menindak tegas pembuat dan pengedar video porno ini.
Baik Ariel, Luna Maya, maupun Cut Tari, dinilai sudah melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) nomor 11 tahun 2008 dan juga undang-undang pornografi.
“Jika terbukti melanggar, ketiganya dapat dikenai hukuman penjara selama 6 tahun,” tegas Tifatul.
Tifatul menyatakan, pihaknya kini tengah berupaya agar peredaran video porno ketiga artis ini tidak semakin meluas sehingga dapat merusak mental khususnya anak-anak dan remaja.
Sementara untuk memblokir video porno ini di dunia internet diakui sulit dilakukan karena video mesum ini sudah diposting ke berbagai situs internet baik dalam maupun luar negeri.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun