Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Cuaca Buruk, Selat Bali Buka Tutup
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Cuaca buruk yang melanda perairan Selat Bali memaksa pihak Syahbandar Gilimanuk memberlakukan sistem buka tutup. Pihak Syahbandar maupun PT. ASDP memperingatkan nahkoda kapal agar hati-hati menempuh pelayaran karena buruknya cuaca diprediksi akan berlanjut.
Syahbandar Gilimanuk Dewa Nyoman Kari ketika dihubungi awak media, Kamis (24/6) mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan cuaca dan kapal yang berlayar di Selat Bali untuk memperkecil resiko kecelakaan dalam pelayaran.
Baca juga:
Kronologi Korut-Ukraina Putus Hubungan
Kemungkinan cuaca buruk ini masih bisa berlanjut, sehingga kita terus memantau cuaca. Jika tiba-tiba cuaca berubah menjadi sangat buruk, penyeberangan terpaksa kita hentikan, terangnya.
Sementara itu Manajer Operasional ASDP Gilimanuk, Ospar Silaban ketika dikonfirmasi terpisah mengatakan cuaca buruk yang terjadi di Selat Bali membuat pelayanan kepada pengguna jasa tidak maksimal.
Kita tidak mau ambil resiko sehingga nahkoda kita minta berhati-hati. Lebih baik lambat sedikit daripada membahayakan kapal dan penumpangnya, ungkapnya.Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Ospar meminta nahkoda kapal agar cepat melapor jika cuaca membahayakan pelayaran.
Jika cuaca membahayakan, segera melapor karena bisa berakibat fatal. Jangan memaksakan diri meneruskan pelayaran, tegasnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan