Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kronologis Sebelum dan Sesudah Pesawat Pangdam Jatuh
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pesawat TNI AU yang jatuh di Lanud TNI AU Ngurah Rai kemarin sore ditumpangi oleh Pangdam IX Udayana Mayor Jenderal Rachmat Budiyanto. Meski pesawat jatuh serta meledak dan terbakar, Pangdam Udayana beserta pilot pesawat berhasil menyelamatkan diri. Berikut kronologis sebelum dan sesudah pesawat Pangdam jatuh di ujung timur landasan Bandara Ngurah Bali.
Pukul 11.00 Kamis siang empat pesawat latih milik Skuadron Pendidikan (Skadik) 102 Lanud Adisutjipto Jogjakarta tiba di Base Ops Lanud Ngurah Rai Bali.
Sekitar pukul 12 siang Pangdam IX Udayana dan beberapa orang jajaran Muspida Bali tiba di Base Ops Lanud Ngurah Rai Bali. Pangdam beserta unsur Muspida seperti Kapolda Bali Irjen Pol. Sutisna, Danlanud Ngurah Rai Letkol Penerbang Aldrin Petrus Mongan, dan pimpinan kantor Bank Indonesia Denpasar Jefry Kauripan, akan mengikuti joy flight atau terbang gembira melewati sejumlah obyek wisata di Bali.
Sebelum melakukan penerbangan joy flight, Pangdam IX Udayana Mayjend Rachmat Budiyanto dan unsure Muspida lainnya menjalani serangkaian tes kesehatan. Pangdam dan unsur muspida yang akan mengikuti penerbangan juga mengikuti paparan penerbangan yang diberikan oleh pihak Lanud Ngurah Rai Bali.
Sebelum terbang, Pangdam Udayana menyempatkan untuk berpose bersama para penerbang dan di pesawat Pesawat latih jenis KT 1 Wong Bee yang akan ditumpanginya. Setelah semuanya siap, sekitar pukul 14.50 waktu setempat Pangdam dan pilot Letkol Ramot Sinaga (bukan Mayor Penerbang Andi Widjanarko seperti yang diberitakan sebelumnya) memulai joy flight bersama empat pesawat lainnya.
Sekitar 15.30 waktu setempat petaka itu datang. Pesawat yang ditumpangi Pangdam Udayana jatuh dan terbakar di ujung timur landasan Bandara Ngurah Rai Bali.
Pangdam dan pilot berhasil melakukan upaya escape atau menyelamatkan diri di detik-detik terakhir dengan menggunakan kursi lontar dan parasut.Meski jatuh dengan posisi kaki menghujam tanah dengan keras, Pangdam Udayana Rachmat Budiyanto hanya mengalami luka ringan di bagian kaki. Sementara pilot pesawat langsung dilarikan ke rumah sakit karena mengalami cedera di bagian kepala.
Saat ini Pangdam Udayana sudah berada di rumah kediamannya di Denpasar. Sementara pilot pesawat Letkol Penerbang Ramot Sinaga masih menjalani perawatan di rumah sakit Sanglah Denpasar dibawah penjagaan ketat aparat TNI.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan